SUARA PEMBARUAN DAILY

Hillary Bangkit

McCain Kandidat Tunggal Partai Republik

REUTERS/Aaron Josefczyk

Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Hillary Clinton merayakan kemenangan sementara pada penghitungan awal hasil pemilihan pendahuluan di negara bagian Texas dan Ohio, bersama pendukungnya di Columbus, Ohio, Selasa (4/3) malam waktu setempat.

[WASHINGTON] Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat, Hillary Rodham Clinton, memastikan tetap melanjutkan pencalonan kepresidenan di Partai Demokrat setelah memenangi pemilihan pendahuluan (primary) di Ohio atas saingan terkuatnya, Barack Obama, pada Selasa (4/3) atau Rabu (5/3) pagi WIB. Hingga berita ini diturunkan, Hillary mengungguli Obama dengan persentase perbandingan perolehan suara 57-41. Sementara di Texas, Hillary unggul tipis atas Obama dalam penghitungan suara.

Hillary Clinton, dalam pidato di Columbus, usai memenangi primary Ohio menyatakan, kemenangi sudah selayaknya diterima oleh para pendukungnya atas kerja keras dan sikap mereka yang tidak pernah menyerah. "Kemenangan ini untuk Anda semua," kata Hillary yang disambut sorak- sorai para pendukungnya.

Ia menegaskan, pemilihan di Ohio adalah medan pertempuran yang sesungguhnya dalam pemilihan Presiden AS. "Tidak ada satu pun kandidat, baik dari Partai Demokrat maupun Republik, yang dapat masuk ke Gedung Putih tanpa memenangkan Ohio," tegasnya.

"Ini malam yang hebat," tegas Hillary. Tetapi, menurutnya, banyak tantangan yang masih harus dihadapi bersama. Krisis perekonomian AS adalah salah satu dari sejumlah tantangan yang harus diatasi dengan kerja keras. "Kita sudah melihat sendiri, siapa yang paling teruji dan siap menjadi Presiden Amerika," katanya.

Selain siap mengatasi krisis ekonomi Amerika, Hillary juga optimis dapat mengatasi problem energi, krisis Irak, hingga memenangkan perang di Afghanistan. Ia mengajak para pemilih Amerika agar bergabung dalam upaya memenangkan pilpres dengan mengakses langsung situs www.hillaryclinton.com.

Hillary juga sempat menyampaikan penghormatan besar sekaligus terima kasih terhadap saingan terkuatnya, Barack Obama, atas dialog-dialog yang dikembangkan semasa kampanye.

Meskipun Hillary menang di Ohio dan Texas, dalam perolehan delegasi Obama tetap unggul. Senator Illinois itu masih mengungguli Hillary dengan perbandingan 1.406-1.313.

Dalam pemilihan yang berlangsung bersamaan, Obama berhasil mengalahkan Hillary dalam kontes di Vermont. Sementara Hillary memetik kemenangan di Rhode Island. Vermont dan Rhode Island adalah dua negara bagian tempat diselenggarakannya primary dengan tawaran perolehan suara lebih kecil ketimbang Ohio dan Texas.

Dalam pidato yang disampaikan di San Antonio, Texas, Obama menyampaikan selamat atas kemenangan Hillary di Ohio dan Rhode Island. "Tetapi, tidak peduli apa pun yang terjadi malam ini, kita tetap akan terus berjalan untuk memenangkan pencalonan," tegasnya.

Obama mengatakan, ada sejumlah kalangan yang menganggap upaya menciptakan perubahan di Amerika adalah sesuatu yang sangat naif. "Ya, kita bisa!" ujar Obama menegaskan tentang kemungkinan dilakukannya perubahan di Amerika.

"Kita semua menginginkan perubahan Amerika, perubahan kepemimpinan di Washington!" lanjut Obama seraya menegaskan bahwa para pendukungnya masih patut dan dapat berdiri dengan penuh rasa percaya diri untuk memenangkan pertarungan menuju Gedung Putih.

McCain Menang

Kandidat Partai Republik John McCain (71) menang telak dalam kontes di empat negara bagian tersebut. Dengan kemenangan atas saingan terkuatnya, Mike Huckabee, maka McCain menjadi kandidat tunggal Partai Republik dalam pilpres November mendatang.

"Terima kasih Texas, Ohio, Rhode Island, dan Vermont. Saya senang sekali dapat memenangkan pencalonan ini," kata McCain, yang juga Senator Arizona, dalam pidato usai dipastikan meraih kemenangan.

McCain telah memperoleh suara melampaui 1.191 delegasi yang dibutuhkan untuk memastikan kemenangan dalam pencalonan di Partai Republik. Kemenangan dalam kontes serentak di empat negara bagian, Selasa, menyempurnakan kembalinya McCain secara menakjubkan ke panggung pertarungan perebutan kursi Gedung Putih. Presiden AS George W Bush bahkan sudah mengundang McCain ke Gedung Putih, Rabu (5/3), untuk menyampaikan dukungan resmi atas pencalonan Senator Arizona tersebut.

Sementara Huckabee langsung mengundurkan diri dari pencalonan setelah dipastikan kalah, dan langsung mendukung McCain. [AP/AFP/CNN/E-9]


Last modified: 5/3/08