![]()
Didit Majalolo
Ibunda almarhum Letnan Kolonel Laut (T) Sondang Doddy (kiri) dan Istri almarhun Purwanti (kanan), menunggu kabar jenazah suami di rumah duka kompleks TNI AL, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/3).
endera kuning berukuran kecil berjejer di sudut-sudut jalan masuk menuju rumah Almarhum Letkol Pnb TNI AL Sondang Doddy Irawan ST di Kompleks TNI AL Blok E No 1 RT 08/019 Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (4/3) malam.
Sanak keluarga dan kerabat korban berkumpul dengan wajah duka atas kepergian almarhum yang gugur saat tugas menjalankan misi PBB di Nepal, Senin (3/3) petang. Puluhan karangan duka cita pun berjejer di depan rumah almarhum yang dikenal sebagai Ketua Rukun Warga (RW) 08. Istri almarhum, Ny Purwanti (38), tabah menerima kenyataan suaminya gugur saat tugas mengemban misi PBB di Nepal itu.
"Suami saya meninggal apakah karena pesawat yang ditumpanginya terkena petir atau karena jatuh ya?" ujar Ny Purwanti penasaran. Ia belum mengetahui penyebab kematian suami tercinta.
Ibu dua orang anak ini menuturkan, almarhum memberikan kabar terakhir pada Minggu (2/3) siang bahwa di Nepal ia sehat-sehat saja. Bahkan berat badan kian bertambah. Namun almarhum sempat menceritakan cuaca di tempatnya bertugas sangat buruk belakangan ini. Ia pun sempat menitipkan salam kepada rekan-rekan di Mabes TNI AL. "Bagaimana pun kondisi jenazah suami saya, yang terpenting dapat dibawa pulang ke Indonesia dan dimakamkan di sini ", ujarnya lirih dengan mata sembab.
Almarhum yang lahir di Kediri pada 28 November 1966 meninggalkan dua anak yakni, Sondang Eko Irawanto (8) yang masih duduk dibangku Kelas II SD dan seorang putrid bernama Sondang Meidwi Irawati yang baru berusia 3 tahun. Pendidikan militer ditekuni almarhum mulai dari Taruna P4 PP 25 jam tahun 1985, Taruna P4 PP 45 jam tahun 1988, AAL 34 tahun 1988, Dikpasisi angkatan 1 TA 1988/1989, Dikspespa/Turbin angkatan 7 1992/1993, STTAL/ teknik mesin angkatan 16 tahun 1998 dan SESKOAL Angkatan 41 tahun 2003 hingga ia berpangkat Letkol Pnb pada Januari 2004, dan kini menjabat di Dismatal/Subdismatkapban Binhar Mabes AL.
"Sebelum tahu suami saya gugur saat bertugas, tidak ada firasat apapun pada diri saya. Cuma saya sempat melihat seekor burung gagak hitam dengan nyaring bersuara di depan rumah pada Senin (3/3) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Rupanya suara gagak itu memberikan tanda suami saya yang dikenal jarang marah dan penyabar itu bakal gugur saat bertugas pada Senin petangnya," cerita Purwanti dengan mata berkaca-kaca.
Letkol Pnb Agus Adrianto, rekan satu angkatan almarhum menambahkan, pertanda serupa juga terjadi di halaman Mabes TNI AL di Jakarta. Ada enam ekor burung gagak warna hitam dengan suara nyaring bertengger. "Bahkan saya sempat bertanya kepada teman-teman di Mabes TNI AL, Kenapa banyak burung gagak hitam ya. Rupanya kehadiran sang gagak hitam itu juga pertanda akan gugurnya rekan satu angkatan saya sejak ikut pendidikan Taruna hingga sekarang," ujarnya.
Almarhum di kalangan rekan satu angkatan di Mabes TNI AL adalah sosok yang sabar, jarang sekali marah kepada teman atau bawahannya bahkan pada sang istri sekalipun. Almarhum mendapat tugas misi PBB ini merupakan kedua kalinya setelah tahun 2000 lalu juga sempat di kirim tugas ke Afrika.
Gugurnya Letkol Pnb Sondang diketahui sang istrinya pada Selasa (43) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Kerabat korban sebelumnya sempat menyiapkan mobil ambulance untuk berjaga-jaga kalau sang istri jatuh pingsan. Tapi kenyataannya, cukup tabah meski sesekali menangis.
Menurut Agus, diperkirakan jenazah Letkol Pnb Sondang yang diterbangkan dari Nepal akan tiba di Indonesia pada Rabu (5/3) malam atau Kamis (6/3) pagi. Sebab, diperoleh informasi pesawat yang membawa jenazah almarhum itu akan transit dulu di Malaysia baru terbang ke Indonesia.
Beberapa rekan sejawat almarhum berharap dengan gugurnya Letkol Pnb Sondang saat menjalankan tugas negara mengikuti misi PBB di Nepal, dapat dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata Jakarta. Selain itu pangkat almarhum juga dinaikan setingkat Kolonel Pnb Anumerta, sesuai dengan jasa dan pengabdiannya selama ini dikenal cukup baik. [126]