SUARA PEMBARUAN DAILY

Java Jazz Festival

Menampilkan 1.500 Musisi Mancanegara

SP/Ignatius Liliek

Penyelenggara dan sejumlah musisi pengisi acara Java Jazz Festival memberikan keterangan kepada pers.

[JAKARTA] Pergelaran terbesar musik jazz Indonesia kembali digelar di Jakarta. Sebanyak 1.500 musisi dari mancanegara, termasuk Indonesia akan meramaikan acara ini. Para penggemar musik jazz dipastikan puas menikmati alunan dan lirik jazz selama tiga hari berturut-turut, dalam Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) di Jakarta Convention Center (JCC), mulai 7-9 Maret 2008.

Mengusung tema Taste of the Spirit of Jazz, ketua penyelenggara Peter F Gonta optimistis masyarakat, khususnya mereka yang fanatik jazz tidak akan melewatkan ajang yang hanya digelar sekali setahun. Ditambah lagi, sejak 2005 Java Jazz Festival konsekuen menghadirkan para musisi jazz terkenal dunia datang ke Indonesia.

"Masyarakat pecinta jazz tidak akan menyesal untuk hadir dan terhipnotis dengan alunan musik jazz. Karena semua aliran musik jazz kami sajikan lengkap dengan 19 panggung di JJF," papar Peter kepada wartawan dalam konferensi pers JJF, Selasa (4/3).

Jazz merupakan bentuk nyata dari pembaruan harmoni berbagai unsur musik, di antaranya musik tradisional Eropa (termasuk musik latin) dan musik tradisional Afrika. Sehingga bisa dikatakan musik jazz merupakan gabungan dari keanekaragaman musik. Tidak heran musik jazz amat lentur dan terbuka terhadap ekspresi di luar unsur jazz.

Dalam perkembangannya, musik jazz secara mutual dipengaruhi oleh musik blues dan semua turunannya, serta musik pop. Kala itu, ketika musik jazz dimainkan orang Amerika Serikat, otomatis pemain dan komposer musik jazz memasukkan berbagai unsur musik dari daerahnya masing-masing. Sejak itulah lahir musik latin jazz, Caribbean jazz, brit jazz, jazz contemporer, termasuk world music yang dimainkan dengan pakem musik jazz.

Kelenturan itu juga yang membuat berbagai festival jazz di dunia tidak mau ketinggalan untuk menghadirkan musik dari genre lain. Musik blues, soul, rock, hip hop, R&B, dan worl music sering tampil bersandingan dengan musik jazz. Sehingga musik jazz semakin kaya warna dan ekspresi dalam setiap tembangnya.

Sebelumnya, pada penyelenggaraan Jakarta International Java Jazz Festival 2005-2007, Java berhasil menghadirkan godfather of soul, James Brown, Kool and the Gang, Earth Wind & Fire Experience, Tower of Power, dan lainnya. Sementara dari dalam negeri musisi yang kerap tampil dalam festival jazz antara lain Indra Lesmana, Bubi Chen, Sudjiwo Tedjo, Benny Likumahuwa, Krakatau dan musisi lainnya.

Sejumlah Perubahan

Pada pergelaran terbesar 2008 ini, JJF menampilkan vokalis pop terkemuka yakni James Ingram dan Bobby Cadwell, grup vokal jawara Grammy Award Mahattan Transfer, penyanyi sekaligus komposer R&B Kenneth Babyface Edmonds, penguasa polling urusan vokal Kurt Elling, bintang muda Renee Olstead, dan puluhan musisi dunia lainnya.

Sementara khusus untuk musisi Indonesia, Peter mengatakan ada beberapa perubahan, yakni musisi yang biasanya selalu tampil dalam JJF kemungkinan besar tidak akan hadir pada tiga hari mendatang.

"Kali ini JJF akan berjalan tanpa kehadiran musisi jazz Indra Lesmana. Tetapi, kami tetap menghadirkan musisi dalam negeri lainnya yang juga berbakat. Bahkan dalam pergelaran ini musisi jazz muda yang baru juga ikut ambil bagian untuk unjuk kebolehan," lontar Peter.

Musisi Indonesia yang akan tampil antara lain Dian Pramana Poetra, lima wanita jazz (Yuni Shara, Rieka Roeslan, Nina Tamam, Andien, dan Iga Mawarni), Dwiki Dharmawan dengan Worl Peace Orchestra, Glenn Fredly, Dewi Sandra, Bubi Chen, Benny Likumahuwa, dan masih banyak lainnya.

Kehadiran Dian Pramana Poetra dalam JJF merupakan pertama kalinya setelah sekian lama menghindar untuk tampil. Namun kali ini, ia bersedia bersanding dengan musisi jazz lainnya untuk memberikan penampilan yang terbaik bagi penggemar jazz di Indonesia.

Selain Dian, kedatangan musisi jazz Manhattan Transfer dalam JJF juga menjadi yang pertama kalinya. Karena itu, dipastikan para penggemar Manhattan akan puas dengan penampilan kwartet yang memiliki karakter dan ciri khas tersendiri di setiap personelnya. [EAS/U-5]


Last modified: 5/3/08