
Pemain klun New Orleans Hornets, Tyson Chandler mencari ruang tembak yang kosong dari penjagaan pemain New York Knicks, Eddy Curry untuk dapat melepaskan tembakan dalam lanjutan pertandingan kompetisi NBA di Madison Square Garden, New York, Senin (3/3) malam waktu AS atau Selasa (4/3) siang WIB. AFP/Nathaniel S
[NEW YORK] Tuan rumah New York Knicks kembali menelan kekalahan untuk ketiga kali secara beruntun di pertandingan lanjutan NBA musim ini. Di pertandingan kali ini Knicks tumbang di tangan New Orleans Hornets dengan skor 88-100.
Sebelum kekalahan di pertandingan Senin (3/3) malam di Madison Square Garden New York, Amerika Serikat atau Selasa (4/3) siang WIB, Knicks sudah mengalami kekalahan dari Atlanta Hawks (93-99) pada Jumat (29/2) dan Orlando Magic (92-118), pada Sabtu (1/3).
Kemenangan Hornets ini berkat andil pemain bintang mereka, Chris Paul yang mengantongi 27 poin, lima rebounds, dan delapan assists. Prestasinya itu diikuti rekannya David West dengan 10 poin, dan delapan rebounds, dan Tyson Chandler yang meraih 15 poin.
Sementara di kubu New York Knicks, tercatat Jamal Crawford sebagai pencetak angka terbanyak dengan 20 poin, empat rebounds, dan enam assists, lalu Eddy Curry 20 poin dan enam assists, dan Nate Robinson 17 poin dan enam rebounds. Pertemuan kedua tim itu tampaknya tidak diwarnai dengan aneka aksi yang menawan.
Sejak menit awal pertandingan dimulai permainan, Knicks sempat menggebrak tuan rumah dengan unggul di kuarter pertama dengan skor 31-27. Namun Hornets tidak tinggal diam lalu membalas dengan tidak sedikit pun memberikan kesempatan kepada Knicks untuk menguasai pertandingan apalagi dalam pengumpulan angka. Hornets pun unggul di kuarter-kuarter berikutnya.
Menjelang menit terakhir di kuarter keempat, Hornets tidak mau lagi mengalami kegagalan, permainan berantakan seperti yang mereka alami ketika menghadapi Washington, akhir pekan lalu. Saat itu mereka kalah 84-101 dari Washington Wizards.
Tapi kali ini mereka betul menguasai kuarter terakhir. Bahkan ketika kedudukan unggul 90-88, Chris Paul dan Chandler memperlihat kesulitan mereka dalam kerjasama. Bola di Paul membuat Chandler mampu menjaringkan bola melalui aksi dunk yang menawan.
Lalu Paul menembah keunggulan melalui lemparan tiga angka di saat waktu tersisa 43 detik dan kedudukan menjadi 97-88. Lalu Morris Peterson menutupnya lemparan tiga angka yang menutup pertandingan.[AP/E-4]