SUARA PEMBARUAN DAILY

Terminator 4 Diluncurkan Mei 2009

- Arnold Schwarzenegger Tidak Terlibat

cinema-comFilm ÒTerminator 3Ó.

[LOS ANGELES] Studio Warner Bros akan meluncurkan film sekuel keempat Terminator pada 22 Mei 2009. Film berjudul Terminator Salvation: The Future Begins (T4) ini masih mengisahkan perlawanan John Connor terhadap dominasi mesin pembunuh. Namun, kali ini T4 tidak menyuguhkan aksi Arnold Schwarzenegger yang mempopulerkan karakter Terminator.

Seperti dilaporkan situs E Online, Terminator Salvation: The Future Begins dijadwalkan rilis bersamaan dengan film Night at the Museum II: Escape from the Smithsonian. Sekuel Night at the Museum tak bisa dipandang sebelah mata. Film itu pernah menghasilkan US $250 juta dari penjualan tiket di Amerika Serikat. Sekuel komedi yang masih dibintangi Ben Stiller tersebut dapat dipastikan akan menjadi pesaing sengit box office musim panas 2009 bagi T4.

Sampai saat ini, tim produksi Warner sepakat tutup mulut tentang plot cerita Terminator Salvation: The Future Begins (T4). Tetapi Schwarzenegger dipastikan tidak terlibat dalam T4 dikarenakan kesibukannya sebagai gubernur California. Keputusan aktor asal Austria itu berbeda dengan Sylvester Stallone yang masih berani tampil dalam sekuel terakhir Rambo yang berjudul Rambo IV: In The Serpent's Eye (2008).

Meskipun tanpa Schwarzenegger, T4 patut diperhitungkan. Aktor Christian Bale yang pernah membintangi Batman Begins akan memberi nilai jual. Selain Bale, T4 juga didukung aktor Sam Worthington. Saat ini, dia masih terlibat proses syuting film Avatar dan menjadi pemeran utama film tersebut. Kebetulan Avatar disutradarai oleh James Cameroon, yang juga menangani film The Terminator.

Untuk sekuel lanjutan ini, sutradara Joseph McGinty Nichol alias McG akan mengambil alih peran Jonathan Mostow, sutradara Terminator 3: Rise of the Machines. McG menjadi terkenal setelah menyutradarai film Charlie's Angels. Penggemar mungkin penasaran untuk segera menyaksikan film Terminator ini. Tetapi, kehebatan cerita sekuel ini terletak pada penulis skenario John Brancato and Michael Ferris. Mereka juga yang pernah menulis T3.

Risiko Rugi

Walau cukup populer di kalangan penggemar film aksi, Terminator memiliki risiko kerugian. Sebut saja, catatan sejarah penjualan tiket Terminator 3: Rise of the Machines yang hanya menghasilkan US$ 150 juta (sekitar Rp 1,35 triliun) di Amerika Serikat. Padahal biaya pembuatan film ini mencapai US$ 200 juta (Rp 1,8 triliun). Untungnya, distribusi film ini cukup mendunia sehingga menutup risiko kerugian penjualan tiket internasional dengan US$ 433 juta (Rp 3,897 triliun).

Sebagai perbandingan, film The Terminator yang rilis pada tahun 1984 bisa menghasilkan keuntungan US$ 38 juta. Padahal film ini hanya diproduksi dengan biaya US$ 6 juta. Sebaliknya, film ini mampu menghasilkan US$ 78 juta (Rp 702 miliar).

Pendapatan terbaik dari trilogi Terminator diukir film Terminator 2: Judgement Day. Film ini menghasilkan US$ 204 juta hanya dari penjualan tiket di Amerika Serikat. Terminator 2: Judgement Day bahkan dapat meraup keuntungan US$ 516 juta (Rp 4,644 triliun) dari penjualan tiket internasional. Boleh jadi, kesuksesan itu berkat kehebatan skenario dan garapan visual James Cameron. [AMT/U-5]


Last modified: 4/3/08