[MEDAN] Ketua Harian Gabungan Pengusaha Kela- pa Sawit Indonesia Derom Bangun, meminta aparat hu- kum mengusut tuntas pelaku pembakaran hutan dan
lahan menyusul kabut asap kiriman yang melanda Kota
Medan, Sumatera Utara (Sumut). Ia juga mengingatkan seluruh perusahaan perkebunan agar tidak melakukan pembakaran lahan.
"Kalau ada pengusaha sawit yang melakukan pembakaran hutan atau lahan, maka bagi perusahaan anggota Roundtable on Suistainable Palm Oil (RSPO) akan dikeluarkan dari anggota," kata Derom yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden II RSPO menjawab wartawan di Medan, Jumat (29/2).
RSPO merupakan organisasi di beberapa negara yang menyiapkan prinsip dan kriteria pengelolaan minyak sawit lestari.
Menurut Derom, pembakaran lahan, selain merusak lingkungan kita, ini juga berdampak pada perdagangan crude palm oil (CPO) ekspor Indonesia yang biasa diper- soalkan ketika hendak diekspor ke Uni Eropa.
"Isu perusakan lingkungan kerap digunakan negara-negara maju menekan harga CPO kita," katanya. [151]