[SIDOARJO] Semburan liar lumpur bercampur gas terus bermunculan di Desa Siring barat, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Semburan terbaru ditemukan di tiga pabrik di wilayah RT 01/RW 2, Jumat (29/2), bahkan sampai Sabtu (1/3) pagi semburannya mencapai dua meter.
Sama seperti ditemukannya semburan liar di Siring barat, semburan di pabrik yang tidak bersedia disebut namanya ini, mudah terbakar. Sementara gelembung mengandung gas di wilayah desa ini, semakin banyak ditemukan.
"Sampeyan saksikan sendiri, begitu korek saya nyalakan, gas gelembung yang bermunculan langsung menyala,'' kata Sodik, warga setempat kepada SP, Sabtu (1/3) pagi.
Saat sekarang dikatakan Sodik, warga waswas karena takut jika gelembung satu dengan lainnya saling menyala, sehingga dikhawatirkan Desa Siring menjadi lumpur api. Di desa ini masih dihuni lebih dari 350 keluarga. Hidup mereka sehari-hari tidak tenang, karena takut jika tiba-tiba terjadi kebakaran hebat.
"Sudah tahu kondisi Siring barat seperti itu, pemerintah tidak menetapkan desa kami masuk dalam peta terdampak. Apa masih menunggu keadaannya lebih parah lagi,'' kata Sodik.
Kondisinya Parah
Seperti diberitakan, tiga desa di luar peta terdampak lumpur, Kedungcangkring, Besuki, dan Pejarakan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, ditetapkan pemerintah untuk mendapatkan ganti rugi seperti desa-desa lainnya yang berada dalam peta terdampak. Sedangkan Siring barat yang kondisinya parah, tidak memperoleh ganti rugi seperti ketiga desa tersebut.
Semburan liar dan gelembung bermunculan, karena di Siring barat terjadi penurunan tanah. Penurunan tersebut kemudian menimbulkan semburan liar terutama di bekas sumur atau tanah yang posisinya agak rendah.
Anggota Tim Fergaco, Dodie Irmawan, sebelumnya mengatakan, Desa Siring barat sudah selayaknya dikosongkan. Berdasarkan hasil penelitiannya kandungan gas di Siring barat mudah terbakar. Low explosive limit (LEL) di daerah tersebut rata-rata 37 persen, tetapi pernah mencapai 77 persen. Dengan demikian, kandungan gas tersebut berbahaya karena mudah terbakar. [080/070]