[CILACAP] Pipa transfer milik Pertamina Unit Pengolahan (UP) IV Cilacap, Jawa Tengah, yang terletak di bawah Jalan Gatot Subroto di Kelurahan Sidarenegara, Kecamatan Cilacap Tengah, bocor. Pipa tersebut terlihat mengeluarkan gas.
"Kebocoran ini diduga pipa tersebut sudah terkena korosi," kata Kasi Humas Pertamina UP IV Cilacap, Kurdi Susanto, di Cilacap, Jumat (29/2).
Menurut Kurdi, kebocoran itu diketahui pada Kamis lalu oleh petugas inspeksi yang melihat pipa venting dari pipa transfer tadi mengeluarkan gas. Walaupun kebocoran itu kecil, namun minyak yang ada di dalam pipa bisa keluar seperti gas.
Sulit Dibongkar
Pipa yang bocor ini berada di bawah jalan beton sedalam satu meter, sehingga sulit dibongkar dan pihak Pertamia belum mengetahui di mana tepatnya titik kecocoran tersebut.
Untuk mengetahui tepatnya pipa yang bocor tadi, petugas Pertamina menggali dua sisi pipa yang berada di pinggir bahu Jalan Gatot Subroto, sampai Jumat pagi. Pekerjaan ini butuh waktu yang lama dan diperkirakan akan memakan waktu tiga minggu lebih.
Diperoleh keterangan, di bawah pipa tadi terdapat mata air, sehingga air yang keluar selalu menggenangi pia transfer tersebut. Sumber air tadi sudah bisa disumbat dan dialirkan ke tempat lain, sehingga tak ada lagi genangan air di sekitar pipa.
Kebocoran pipa transfer ini tak menganggu pengiriman BBM ke daerah-daerah, karena pipa yang bocor adalah jaringan pipa untuk mentransfer minyak industri. Namun, transfer minyak industri juga tidak mengalami gangguan, karena yang bocor itu adalah satu dari delapan pipa transfer yang ada. [WMO/M-11]