SUARA PEMBARUAN DAILY

Teluk Jakarta Penuh Limbah

[JAKARTA] Kondisi Teluk Jakarta kini makin memprihatinkan. Rendahnya kesadaran pelaku industri dalam membuat Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Penataan Lingkungan (RPL), mengakibatkan Teluk Jakarta kini dipenuhi sampah dan limbah industri.

Saat ini, Teluk Jakarta dibebani sampah hingga 161 ton per hari yang memenuhi area seluas 514 kilometer persegi. Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) dan BOD (Biological Oxygen Demand) juga masih tinggi karena secara sembunyi-sembunyi banyak pelaku industri yang membuang limbahnya langsung ke laut.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta Utara, Iswardi, pencemaran tidak akan terjadi jika para pelaku industri membuat RKL dan RPL dengan baik. "Kalau saja mereka membuat RKL dan RPL dengan benar, pencemaran tidak akan separah seperti saat ini," kata Iswardi kepada SP di Jakarta, Kamis (28/2).

Selain itu, kata Iswardi, sistem pengelolaan limbah oleh para pelaku industri belum dilakukan secara benar. Hal ini dapat dilihat melalui data terakhir dari pantauan BPLHD Jakut yang mendapati bahwa kadar COD dan BOD yang mencemari Teluk Jakarta masih tinggi. "Ini membuktikan bahwa masih ada pabrik atau industri yang membuang sampah maupun limbah cair ke sungai yang mengalir dari hulu hingga ke hilir laut. Sayangnya, kami tidak berhak melakukan penindakan karena wewenang tersebut masih satu pintu yaitu BPLHD DKI," ungkap Iswardi. [L-8]


Last modified: 1/3/08