SUARA PEMBARUAN DAILY

Seputar Gelora

Irene Kejar Grandmaster Wanita

Pengurus Pusat Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PP Percasi) menunjukkan tekad kuatnya untuk mencetak Grandmaster Wanita (GMW) pertama Indonesia, dengan mengirimkan pecatur wanita terbaiknya saat ini. Master Internasional Wanita (MIW) Irene Kharisma Sukandar mengikuti turnamen catur internasional, Invitasi "Cup of Rector" di Kharkov, Ukraina, 26 Februari hingga 6 Maret 2008.

Turnamen ini diikuti 10 pecatur wanita untuk menghasilkan norma GMW jika seorang pemain berhasil memenuhi persyaratan yang berlaku. Peserta yang tampil di antaranya adalah tiga pecatur bergelar GMW dari Ukraina, Oksana Vosovic, Evgeniya Dolukhanova dan Anastasi Karlovich. Juga tercatat seorang juara dunia pelajar kelompok usia (KU) 15 tahun, Irina Bulmaga dari Moldova. Selain mereka, pecatur tangguh lainnya datang dari Rusia, yaitu Galina Breslavska dan Elisaveta Borisova. Selain Irene, pecatur di luar Eropa Timur lainnya adalah Georgia Grapsa dari Yunani. "PB Percasi berusaha memberikan yang terbaik agar si atlet dapat berprestasi semaksimal mungkin," ujar Wakil Ketua Umum PB Percasi, Eka Putra Wirya, Senin (25/2). [W-6]

Aswin dan Bambang Perebutkan Sabuk WBF

Dua petinju Indonesia, Aswin Cabui dan Bambang Rusadi akan bertarung memperebutkan sabuk juara kelas welter (66,6 kg) dan menengah (72,5 kg) World Boxing Foundation ((WBF) Pan Asian di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 18 Maret mendatang.

Aswin akan menghadapi Sam Columban (Australia), sedangkan Bambang menghadapi Dechapon Suwannalert (Thailand). "Kami pilih Aswin dan Bambang karena mereka merupakan petinju terbaik di kelas masing-masing di Indonesia saat ini," tutur promotor Tourino Tidar di Jakarta, Senin (25/2).

Selain dua partai utama itu juga ditampilkan dua partai tambahan kejuaraan nasional. Pada kelas bantam junior (52,2 kg), Noldy Manakane (Kalimantan) menghadapi Jimmy Gobel (Jakarta). Pada kelas welter (66,6 kg), Ade Alfons (Ambon) menghadapi Syamsul Hidayat (Pasuruan). Pertandingan tinju kali ini lebih ditujukan bagi orang-orang asing yang tinggal di Jakarta. Pertunjukan dikemas dalam gala dinner atau jamuan makan malam. Itu sebabnya Tourino membatasi undangan hanya untuk sembilan meja. Masing-masing meja untuk sepuluh orang. Harga tiket undangan berkisar Rp 400.000 hingga Rp 2 juta. Untuk penonton di tribun atas, penonton tidak akan dipungut bayaran alias gratis. [A-11]


Last modified: 26/2/08