
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault, didampingi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional, Rita Subowo, memberikan penjelasan rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XVII (Kalimantan Timur, 6-17 Juli), di Jakarta, Senin (25/2). SP/AGUS BAHARUDIN

[JAKARTA] Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora), Adhyaksa Dault, menegaskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII 2008 tetap akan dilakukan di Kalimantan Timur (Kaltim) sesuai jadwal, pada 6-17 Juli mendatang. Penegasan itu disampaikan di Jakarta, Senin (25/2) setelah mendapat jaminan dari Panitia Besar PON tentang pembangunan tempat-tempat pertandingan yang akan selesai antara bulan April dan Mei.
Mennegpora mengaku juga mendapat jaminan pengamanan dari Kapolda Kaltim dan Pangdam setempat. Faktor keamanan sempat pula dipertanyakan terkait rencana penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kaltim sebelum PON dilaksanakan.
"Panglima dan Kapolda telah menyiapkan pengamanan selama berlangsung pemilihan kepala daerah. Kalau ada apa-apa dengan pemilihan kepala daerah, sudah diperhitungkan PON tidak akan terganggu. PON tetap akan jalan terus," kata Adhyaksa.
Keraguan lain tentang dukungan tenaga listrik yang diperlukan untuk penerangan dan keperluan lain, juga ditegaskan tidak akan ada masalah lagi. Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menambah daya hingga 50 mega watt dari daya yang sudah ada sekarang sehingga diperhitungkan sudah mencukupi. Khususnya untuk keperluan acara upacara pembukaan dan penutupan yang dijadwalkan berlangsung malam hari.
"Jangan hanya karena satu atau dua cabang olahraga yang tempat pertandingannya belum selesai, PON diundurkan," tegas Mennegpora yang didampingi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KON), Rita Subowo, dan jajarannya, anggota Komisi X DPR RI, serta Wakil Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON, Hermain Okol.
"Kami berharap segala persiapan dalam dilaksanakan sesuai rencana sehingga PON dapat dilaksanakan sesuai rencana," tutur Rita.
Meskipun demikian, Mennegpora bersama-sama KON dan DPR akan terus memantau perkembangan persiapan PON. Bahkan Adhyaksa telah meminta PB PON memberi laporan persiapan per minggu untuk menjamin PON dilaksanakan tepat waktu.
Pada kesempatan itu, Hermain menyatakan lapangan menembak yang beberapa bulan lalu tergenang air di Kaltim, saat ini dalam tahap penyelesaian. "Saya optimistis lapangan menembak akan selesai bulan Mei mendatang. Kontraktor yang membangun lapangan itu bonafide. Beberapa waktu lalu kami tinjau dan terdapat kemajuan luar biasa," ungkap Hermain.
Dia juga mengungkapkan kemajuan persiapan pertandingan di Pulau Sakatak untuk cabang olahraga sepeda gunung, tarung drajat, dan babak penyisihan sepakbola. Dia menjamin di tempat ini pun segalanya sudah dipersiapkan sesuai rencana.
PB PON juga menjamin penginapan bagi para atlet dan ofisial selama PON berlangsung. Sebagai gambaran, Hermain memaparkan ada 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Samarinda dan 9 cabang olahraga di Balikpapan. Di tempat ini pun sudah dipersiapkan wisma atlet dan asrama haji sesuai kuota atlet dan ofisial.
Sementara itu Tim Pengarah dan Pengawas PB PON dari KON saat ini masih masih berada di Samarinda, Kaltim. Kedatangan tim ini selain melihat persiapan secara keseluruhan, juga difokuskan pada persiapan peningkatan sumber daya manusia (SDM). Salah satu anggota tim, Eman Sumusi yang dihubungi SP, Selasa (26/2) pagi mengatakan pihaknya masih terus membenahi SDM kepanitiaan, agar pada waktunya benar-benar telah siap. [A-11/W-6]