![]()
[MILAN] Jadwal Seri A Liga Italia pekan ke-25 belum memberikan kesempatan anak-anak AS Roma mengendurkan konsentrasi. Usai dua laga melawan Real Madrid dan Fiorentina, kini mereka harus menghadapi tim yang belum pernah kalah Inter Milan di Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (27/2).
Kemenangan atas Madrid dan Fiorentina pada dua laga sebelumnya menjadi modal penting bagi Roma. Dua kemenangan di Stadion Olimpico, Roma membuat motivasi anak asuh Luciano Spaletti itu sangat tinggi. Selanjutnya, mereka ingin meraih kemenangan beruntun ketiga.
Dengan masih menargetkan scudetto musim ini, kemenangan menjadi hal yang tidak bisa ditawar Fransesco Totti dkk. Hasil seri, apalagi kalah, akan membukakan pintu scudetto bagi Inter. Selain motivasi mengejar pemuncak klasemen, Roma juga tertantang untuk meruntuhkan rekor Nerazzurri yang tak pernah kalah dalam laga Seri A musim ini.
Dari 24 pertandingan yang sudah dilakoni, Inter mencatatkan 18 kali kemenangan dan enam kali seri. Hasil itu menempatkan tim asuhan Roberto Mancini itu di puncak klasemen dengan nilai 60, sedangkan Roma berada di posisi kedua (51).
Kemenangan Inter akan membuat Roma semakin tertinggal di posisi kedua dengan selisih 12 angka. Padahal, Seri A tinggal menyisakan 13 pertandingan lagi. Waktu yang semakin sempit akan membuat kejar-mengejar puncak klasemen semakin seru dan ketat.
Sebelumnya, kemenangan Roma atas Fiorentina menjadi penting karena diraih ketika Inter hanya mampu bermain seri dengan Sampdoria. Selisih angka akan semakin pendek bila mereka membungkam Inter. Kemenangan Roma akan membuka persaingan merebut scudetto menjadi lebih terbuka.
Perjuangan tim ibu kota di Giuseppe Meazza terasa semakin sulit, mengingat Inter merupakan jawara Seri A dua musim berturut-turut. Obsesi Inter merengkuh mahkota juara Seri A ketiga kali berturut-turut, jelas menjadi memicu moral dan motivasi Hernan Crespo dkk.
Pemain Terbaik
Menghadapi Roma, Mancini akan menurunkan pemain terbaiknya. Mancini sadar, kemenangan Roma atas Madrid (2-1) dan Fiorentina (1-0), menjadi tanda bahaya bagi dominasi Inter di puncak klasemen.
Konsistensi Roma tak bisa dipandang sebelah mata. Roma juga punya dukungan amunisi yang mampu melumpuhkan barisan pertahanan yang digalang Marco Materazzi.
Roma punya Fransesco Totti dan Marco Vucinic di lini depan. Keduanya telah menyumbang 19 gol Seri A bagi AS Roma. Gelandang Amantino Mancini juga tajam dan konsisten mencetak gol. Pemain Brasil ini telah mencetak 11 gol musim ini. Pertahanan AS Roma yang dibangun Christian Panucci, Cicinho, Philippe Mexes bisa diharapkan bisa meredam ketajaman bomber Inter, seperti Julio Cruz, Crespo, dan Zlatan Ibrahimovic. Kiper Doni juga diharap bermain gemilang di bawah mistar Roma.
Catatan Inter mungkin sedikit lebih baik. Mereka punya Ibrahimovic dan Cruz yang masing-masing sudah mengemas 19 dan 15 gol Seri A. Ketajaman mereka harus diwaspadai Panucci dkk. Di barisan gelandang, Inter memiliki Esteban Cambiasso yang semakin sering mencetak gol. Lini belakang Inter semakin kokoh dengan dukungan mantan pemain Roma, Christian Chivu. [Rtr/AP/ATW/W-11]