Kondisi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jambi semakin tak layak dijadikan sebagai pusat rehabi- litasi korban narkotika dan obat-obat berbahaya (nar- koba). Hal tersebut disebabkan meningkatnya pasien korban narkoba di rumah sakit itu, sementara fasilitas dan tenaga perawatan korban narkoba sangat terbatas.
Hal tersebut terungkap pada rapat koordinasi Badan Narkotika Provinsi Jambi di Jambi, pekan lalu yang dihadiri Gubernur Jambi, Drs H Zulkifli Nurdin, Direktur Narkoba Polda Jambi Kombes Pol Drs Edi Purwanto dan jajaran RSJ Jambi. [141]
Forkab Berdayakan Masyarakat
Putra mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra, alias Tommy Soeharto meminta semua pihak, terutama kalangan elite politik, bersatu padu, bahu-membahu, agar lebih konsern terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan. Pengusaha nasional ini pun mengajak semua pihak agar lebih fokus pada kegiatan realistis untuk membangun perekonomian yang menyentuh lapisan masyarakat bawah.
Dalam acara silaturahmi dengan eksponen Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab), yang dipimpin Ermas Andico Syamda di Jakarta, pekan lalu itu, Tommy menyatakan, kesiapannya berpartisipasi, dan bekerja sama jika Forkab memerlukan untuk aktivitas pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan ekonomi kerakyatan. [PR/M-15]
Kolesterol tinggi berbahaya, tetapi orang dengan kadar kolesterol yang amat rendah pun tampaknya mempunyai risiko berkembangnya kanker dalam perut. Demikian hasil penelitian dari Jepang yang diungkapkan dalam jurnal ilmiah International Journal of Cancer, edisi Februari 2008. Menurut laporan hasil penelitian yang dikutip kantor berita Reuters, pekan lalu, sejumlah studi menunjukkan adanya keterkaitan antara kadar kolesterol yang rendah dengan data tingginya kematian akibat kanker secara umum, demikian dijelaskan Dr Kouichi Asano dan teman-temannya dari Kyushu University di Fukuoka, Jepang. [Reuters/B-8]
![]()
SP/Ruht Semiono
Aktivis membagikan bunga kepada pengendara sepeda motor dalam "Gerakan Pro- Aksi Kebangsaan" di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (25/2). Gerakan ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk bertindak atas kepentingan rakyat dan bangsa di atas kepentingan kelompok atau golongan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.