
[LONDON] Pelatih klub Tottenham Hotspur, Juande Ramos akhirnya berhasil mengukuhkan diri sebagai spesialis turnamen setelah berhasil mengantarkan timnya mengalahkan Chelsea 2-1 di final Piala Liga atau Piala Carling, di Stadion Wembley, Inggris, Minggu (24/2) malam.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, kemenangan tersebut sangat istimewa baginya. Keistimewaan tersebut sangat terasa karena Ramos hanya membutuhkan waktu empat bulan untuk meraih Piala pertamanya di kompetisi sepakbola Inggris.
Ramos mengaku gembira mampu membawa Hotspur mengalahkan Chelsea. Perasaan ini sama dengan ketika membawa Sevilla mengalahkan Barcelona atau Real Madrid ketika ia masih menukangi klub itu. Manajer merangkap pelatih "The Lilywhite" itu mampu membuktikan kepada para komentator sepakbola bahwa pernyataan mereka selama ini salah. Para pengamat Sepakbola Inggris sebelumnya menganggap remeh Ramos dan menilai, ia akan gagal menjuarai Piala carling karena Chelsea lebih di favoritkan. "Sangat jelas, sungguh sangat puas mendapatkan gelar juara," kata pria berusia 53 tahun itu.
Ramos menyatakan, Hotspur telah membuktikan perlahan-lahan sebagai tim yang akan disegani dalam persepakbolaan Inggris. Kehebatannya juga diakui oleh penyerang Tottenham, Robbie Keane. "Ramos memberikan kami kepercayaan bahwa kami dapat menang di setiap pertandingan dan anda dapat lihat penampilan kami sejak ia datang ke White Hart Lane," ujar Keane.
Kemenangan Hotspur ditentukan gol yang dicetak melalui sundulan JonathanWoodgate di babak perpanjangan waktu, setelah dua kali 45 menit hanya mampu bermain imbang 1-1. Pemain belakang yang baru dibeli dari Middlesbrough tersebut mampu memupuskan harapan seluruh pemain Chelsea, empat menit setelah babak pertama ekstra time berjalan. Penjaga gawang, Chelsea, Petr Cech sebenarnya mampu menghalau sundulan Woodgate setelah menerima bola tendangan bebas Jermainne Jenas. Namun bola kembali mengenai kepala Woodgate, dan membuat seluruh pendukung Hotspur bersorak.
Hotspur kecolongan terlebih dahulu di menit ke-39, melalui gol Didier Drogba. Mereka baru mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-70 melalui tendangan penalti Dimitar Berbatov. Skor 1-1 tersebut bertahan hingga wasit M Halsey meniup peluit babak kedua dan memaksa pertandingan dilanjutkan melalui perpanjangan waktu.
Setelah meraih gelar juara Piala Liga, dalam waktu dekat Hotspur akan berkonsentrasi meraih juara Piala UEFA yang akan berakhir Mei 2008. [AP/Rtr/SYH/L-9]