
Para pemain klub Getafe merayakan kemenangan atas Real Madrid pada lanjutan pertandingan di Liga Spanyol, di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (24/2) malam waktu setempat atau Senin (25/2) dini hari WIB. AFP/Pedro ARMESTRE

[MADRID] Kemenangan 5-1 atas Levante, pada pertandingan Minggu (24/2) malam waktu Spanyol atau Senin (25/2) dini hari WIB, tidak melambungkan posisi Barcelona ke puncak klasemen Liga Spanyol. Namun perolehan tiga angka itu begitu istimewa karena diraih ketika Real Madrid menderita kekalahan 0-1 dari tamunya, Getafe di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.
Kemenangan besar itu mengantar Baercelona meraih poin 54, atau hanya tertinggal dua poin dari Madrid. Barcelona mungkin harus berterima kasih kepada pemain Getafe, Uche Ikechukwu atas golnya ke gawang Ikker Casillas pada menit 64. Gol semata wayang itu telah menjungkalkan banyak prediksi yang mengunggulkan Madrid.
Menghadapi Madrid, Getafe yang ditangani Michael Laudrup, tampil dengan permainan kolektif dan disiplin ketat. Akibatnya, Raul dkk tak mampu membuat satu gol pun ke gawang Getafe. Sebenarnya, kerjasama Arjen Robben dan Raul hampir membuahkan gol pada menit 63. Sepakan kaki Robben sukses mengantar bola ke dalam gawang Getafe yang dijaga Abbondanzieri. Namun gol ini dianulir karena Raul berada dalam posisi offside.
Madrid sempat kecewa karena putusan wasit tersebut.
Serangan Balik
Momen ini tak disia-siakan Getafe. Melalui serangan balik cepat, penghuni peringkat 10 klasemen ini sukses memanfaatkan kelengahan lawan. Hasilnya, Uche berhasil memaksa Casillas memungut bola dari dalam gawang, pada menit ke-61.
Schuster berusaha membalikan keadaan dengan memasukan Higuain menggantikan Guti pada menit 74. Namun strategi itu tak berhasil. Getafe malah bermain lebih ngotot dan defensif. Permainan Los Galacticos pun mulai tak disiplin karena hasrat mengejar ketinggalan satu gol atas tim lemah. Serangan juara La Liga musim lalu itu sering mentah di tengah lapangan.
Sedangkan di Nou Camp, Barcelona, Xavi Hernandez membuka pesta gol "El Barca" pada menit ke-13. Levante sebetulnya mendapat kesempatan menyamakan kedudukan pada menit 27. Namun sayang, bola tendangan Juan Manuel Gomez itu masih membentur mistar gawang.
Levante kembali mampu membuat peluang gol di markas raksasa Catalan ini. Kali ini, peluang itu dimanfaatkan dengan baik oleh Mustapha Riga yang sukses mencetak gol pada menit 40 ke gawang seorang Victor Valdes. Hasil imbang itu hanya bertahan tiga menit. Lionel Messi mencetak gol ke gawang Vladan Kujovic untuk keunggulan Barcelona, 2-1.
Levante memang bukan lawan sepadan untuk Barcelona. Pada menit selanjutnya, serangan anak asuh Frank Riijkaard ini melumpuhkan Levante. Kali ini giliran Samuel Eto'o yang memperbesar keunggulan menjadi 5-1 melalui tiga golnya (hat-trick) yang tercipta pada menit 55, 61, dan 86. Total, Eto'o sudah mengemas delapan gol di La Liga. [AP/AFP/ATW/L-9]