
Pemain tengah klub AC Milan, Massimo Ambrosini (tengah) berebut bola dengan dua pemain belakang Palermo, Cristian Zaccardo (kiri) dan Mattia Cassani dalam lanjutan pertandingan kompetisi Liga Italia, Seri-A di Stadion San Siro, Milan, Italia, Minggu (24/2) malam waktu setempat atau Senin (25/2) dini hari WIB. AP/Antonio Calanni
![]()
[MILAN] Klub AC Milan meraih kemenangan 2-1 atas Palermo dalam lanjutan pertandingan Seri-A Liga Italia di Stadion San Siro, Milan, Minggu (24/2) malam waktu Italia atau Senin (25/2) dini hari WIB. Dengan tambahan tiga angka itu, Milan menembus peringkat keempat klasemen sementara Liga Italia, dan menggeser Fiorentina yang di pertandingan lainnya dikalahkan AS Roma 0-1.
Fiorentina sebenarnya mengoleksi nilai 51, atau sama dengan nilai yang dimiliki Milan. Namun, Milan lebih berhak berada di urutan keempat karena unggul dalam selisih gol. Klub asuhan Carlo Ancelotti itu unggul dalam perolehan 18 gol, sedangkan Fiorentina 13 gol.
Penyerang gaek Filippo Inzaghi menentukan kemenangan Milan. Inzaghi, pemain berusia 35 tahun itu mencetak gol penentu klub legendaris Italia tersebut pada menit terakhir. Milan tertinggal terlebih dahulu ketika pemain asal Australia Mark Bresciano mencetak gol saat pertandingan baru berjalan sembilan menit, dengan menaklukkan kiper yang rekan satu negaranya Zeljko Kalac.
Tim tamu nyaris memperbesar keunggulan ketika aksi individu Amauri menembus kotak penalti Milan. Namun, Daniele Bonera berhasil mengeblok bola yang dilepaskan pemain asal Brasil itu.
Tim tuan rumah tidak tinggal diam. Dengan dukungan puluhan ribu penonton, Paolo Maldini dan kawan-kawan terus membombardir lawan. Salah satu peluang terbaik Milan, adalah ketika Kaka melakukan tendangan jarak jauh pada menit ke-19. Untungnya, kiper Palermo Alberto Fontana mampu menghalau bola cepat Kaka.
Tekanan para pemain Milan membuahkan hasil lima menit berikutnya melalui gelandang Massimo Ambrosini. Memanfaatkan umpan lambung Massimo Oddo, pemain tim nasional Italia itu melepaskan tendangan dengan kaki kirinya yang tidak dapat dijangkau kiper lawan. Milan kemudian tidak memberi kesempatan kepada lawan untuk mendekati daerah pertahanan mereka.
Berkali-kali Milan mengancam gawang Fontana, lewat duet pemain berusia 18 tahun Alexandre Pato dan Alberto Gilardino. Namun, bukan duet itu yang menentukan kemenangan Milan. "Rossoneri" julukan AC Milan harus berterima kasih kepada Inzaghi yang menentukan kemenangan. Dia masuk ke lapangan dari bangku cadangan masuk menggantikan Gilardino. Menerima umpan silang pemain muda asal Prancis Yoann Gourcoff yang juga baru dimainkan di babak kedua, Inzaghi menceploskan bola melalui sundulan.
Pada pertandingan lainnya, pimpinan klasemen Inter Milan hanya bermain imbang 1-1 saat bertandang ke kandang Sampdoria di Stadion Luigi Feraris, Genoa.
Pada pertandingan tersebut, Inter tertinggal terlebih dahulu melalui gol pemain Sampdoria, Antonio Cassano di menit ke- 65. Gol penyerang "Nerrazurri" asal Argentina. Hernan Crespo di menit ke-76 mampu menyelamatkan Inter dari kekalahan.
Hasil ini membuat rekor tak terkalahkan Inter sepanjang musim 2007/2008 masih bertahan. Dengan hasil imbang ini, Inter mendapat tambahan satu angka dan tetap berada di posisi puncak dengan perolehan nilai 60. Namun, hasil itu membuat AS Roma yang berada di urutan kedua menjaga jarak dengan Inter menjadi sembilan angka setelah mengalahkan Fiorentina 1-0. Gol penentu kemenangan Roma di cetak oleh pemain belakang asal Brazil, Cicinho di menit ke-54. [AP/Rtr/SYH/L-9]