SUARA PEMBARUAN DAILY

KRI Angkut Penumpang

[SURABAYA] Kapal perang TNI AL, KRI Teluk Sampit, kembali membawa 805 penumpang dari Pulau Bawean menuju Gresik, Jawa Timur, Minggu (24/2) sore, setelah berhasil menyeberangkan 579 penumpang dari Gresik menuju pulau tersebut.

KRI Teluk Sampit diminta menyeberangkan penumpang dari Gresik menuju Bawean pergi pulang, karena penumpang tertahan selama dua pekan, menyusul terjadinya ombak besar di perairan ini. Adminitrator pelabuhan tidak mengizinkan ada pelayaran, karena buruknya cuaca.

Pelayaran KRI Teluk Sampit yang dikomandani Mayor Laut (P) Edi Eka Susanto, dari Bawean menuju Gresik pukul 17.00 WIB dan sampai di Gresik pukul 07.00 WIB dengan selamat. Di antara penumpang tersebut terdapat 8 wisatawan mancanegara, yang juga tertahan di Bawean dua pekan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AL, yang mengirim KRI Teluk Sampit, membantu pelayaran untuk mengangkut penumpang. KRI ini memiliki bobot mati 3.337 DWT," kata Kepala Administrator Pelabuhan Sangkapura, M Santoso, kepada SP, Senin (25/2) pagi.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Mighfar mengatakan, pelayaran dari Gresik ke Bawean pergi pulang, atas permintaan dari Pemkab Gresik. Berdasarkan kesepakatan awal, TNI AL siap membantu sekali pelayaran. Tetapi bisa saja kesepakatan tersebut berubah bergantung kebutuhan.

Komandan kapal, Edi Eka menambahkan, untuk sekali berlayar KRI ini membutuhkan 4 drum pelumas dan 20 ton solar. Jika digunakan pergi pulang maka penggunaan oli dan bahan bakar minyak dua kali lipat. Misi yang dilakukan TNI AL adalah memenuhi permintaan Pemkab Gresik dan misi sosial. [080/ES/070]


Last modified: 25/2/08