SUARA PEMBARUAN DAILY

Cara Memilih dengan Mencontreng Lebih Baik

[JAKARTA] Cara memilih dengan mencontreng calon dinilai lebih baik ketimbang dengan mencoblos seperti yang diterapkan selama ini dalam pemilihan umum di Indonesia. Tingkat kesalahan dengan mencontreng calon lebih kecil ketimbang dengan mencoblos.

Hal itu terungkap dalam simulasi pemilihan umum yang dilakukan oleh Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk Penyempurnaan Undang-undang Paket Politik di Jakarta, Minggu (24/2). Simulasi itu diikuti oleh 147 peserta dengan berbagai macam latar belakang pendidikan, pekerjaan, umur, dan jenis kelamin.

"Sudah waktunya cara pemberian suara pada Pemilu 2009 diubah dengan cara mencontreng. Terdapat beberapa alasan sehingga cara mencontreng itu lebih baik ketimbang cara-cara sebelumnya," ujar Hadar N Gumay dari Centre for Electoral Reform (Cetro) yang tergabung dalam koalisi itu.

Menurut Hadar, dengan mencontreng praktik manipulasi suara dengan cara mencoblos secara bersamaan beberapa surat suara dapat dihindari. Selain itu, kesalahan mencoblos (coblos tembus) yang banyak terjadi pada pemilu 2004 tidak terulang.

Cara mencontreng surat suara juga mempermudah petugas dalam mengidentifikasi pilihan. Cara itu juga akan mempercepat proses penghitungan surat suara.

Dikatakan, berdasarkan simulasi, mayoritas pemilih lebih suka cara mencontreng ketimbang mencoblos. Hal itu terlihat dari 86 peserta simulasi (58,5 persen) berpendapat bahwa mereka lebih suka mencontreng.

Simulasi itu juga menggambarkan tingkat kesalahan yang terjadi dari masing-masing cara memilih. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tingkat kesalahan dengan cara mencoblos lebih tinggi ketimbang dengan cara mencontreng. [O-1]


Last modified: 25/2/08