SUARA PEMBARUAN DAILY

Sosok

film-comJennifer Lopez

Lahirkan Bayi Kembar

Setelah menanti sembilan bulan, aktris dan penyanyi berdarah latin Jennifer Lopez alias J-Lo (38) melahirkan bayi kembar. Kehamilan J-Lo yang menyita banyak perhatian orang tersebut memberi kehidupan untuk dua bayi sekaligus, bayi perempuan dan bayi laki-laki.

Demikian seperti dilansir AP di New York, Amerika Serikat (AS), Jumat (22/2). Kini, pelantun If You Had My Love, Love Don't Cost a Thing, dan Jenny From the Block itu dapat memeluk sekaligus sepasang bayi kembarnya, buah hatinya dari suaminya, Marc Anthony (39).

Juru Bicara J-Lo Simon Fields, mengatakan, bayi-bayi tersebut lahir setelah tengah malam di New York's Long Island. Bayi pertama yang keluar yakni, bayi perempuan dengan berat lima pon tujuh ons. Disusul dengan bayi laki-laki J-Lo - Anthony beberapa menit kemudian dengan berat enam pon.

"Lopez dan Anthony sangat gembira, mereka tersentuh dan bahagia," tutur Fields seperti dikutip dari People Magazine.

J-Lo dan Anthony mengucap janji suci pernikahan pada Maret 2004. Bayi kembar ini merupakan dua anak pertama J-Lo. [CNV/U-5]

sp/agus baharudinRonny Pasla

Sepakbola Tionghoa

MANTAN penjaga gawang terbaik Indonesia pada era 1970-an, Ronny Pasla (60), hampir selalu membawa kliping berita kehebatan kesebelasan Indonesia pada masanya. Kliping itu dia tunjukkan kepada siapa pun yang ditemui di berbagai kesempatan, terutama atlet-atlet muda.

"Abang ingin berba- gi pengalaman dengan anak-anak muda kita agar mereka termotivasi," tutur Ronny kepada SP saat menyaksikan turnamen tenis Cigna Open di Jakarta, baru-baru ini.

Di kliping itu, dia tunjukkan berita kehebatan kesebelasan Indonesia, di antaranya saat bermain imbang 0-0 melawan klub Manchester United (Inggris), menang 3-2 atas tim Uruguay usia 23 tahun, dan juara di Pesta Sukan di Singapura, 1972, yang menghadirkan final sesama tim Indonesia (tim Harimau dan Banteng).

"Saya paling bangga sewaktu melawan klub Santos (Brasil) yang diperkuat Pele dan tujuh pemain nasional Brasil lainnya. Meskipun waktu itu tim kita kalah 2-3," tutur Ronny yang pernah dijuluki si macan tutul, karena keberaniannya mengambil bola dari kaki lawan.

Saat ini Ronny aktif sebagai pelatih tenis dan sepakbola di Jakarta Timur. Klub tenisnya memiliki 25 murid. Sementara sekolah sepakbola Ronny yang muridnya khusus etnis Tionghoa beranggotakan 28 pemain.

Kenapa hanya Tionghoa?

"Dulu saat tim kita kuat, beberapa di antara pemainnya beretnis Tionghoa, misalnya Liong Ho dan Eng Liang. Waktu itu tim kita disegani di Asia," dia menambahkan.

Karena alasan itulah Ronny kemudian mendirikan sekolah sepakbola tersebut. [A-11]


Last modified: 25/2/08