Terhitung sejak 31 Desember 2007, Bank ANK bergabung dengan Commonwealth Bank. Mulai 2 Januari 2008, Bank ANK resmi beroperasi dengan nama Commonwealth Bank. Penggabungan itu berdasarkan keputusan Gubernur Bank Indonesia pada 10 Desember 2007 yang mengizinkan Bank ANK merger ke Commonwealth Bank serta Surat Pemberitahuan Penggabungan Perseroan Commonwealth Bank dari Depkumham pada 27 Desember 2007. Dengan merger itu, seluruh aktiva, pasiva, izin, persetujuan, dan lisensi Bank ANK beralih ke Commonwealth Bank, dan Bank ANK berakhir karena hukum.
"Rampungnya proses merger yang merupakan bagian dari strategi pertumbuhan kami menjadi langkah awal memperkuat posisi dalam industri perbankan nasional," jelas Symon Brewis-Weston, Presiden Direktur Commonwealth Bank dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini. Merger kedua bank ini diyakini mampu memperluas pangsa pasar Commonwealth Bank terutama di Jawa Timur, serta mendukung langkah ekspansi selanjutnya ke Indonesia Timur. Jatim dan wilayah Indonesia Timur berpotensi tumbuh pesat. "Akan ada pertumbuhan ekonomi yang pesat di kawasan ini 10-15 tahun ke depan," tambahnya. [Y-4]
![]()
SP/Ruht Semiono
Warga Cibodas menjajakan tanaman kaktus dan tanaman hias di lapangan parkir Kebun Raya Cibodas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/2). Berbagai jenis tanaman hias itu dikembangkan warga setempat dan dijual seharga Rp 10.000 hingga Rp 50.000 per pohon.