
Perawatan tubuh tradisional di Nusa Dua, Bali. AFP/Sonny TUMBELAKA
Spa dan golf saat ini sudah menjadi sebuah gaya hidup terlihat dari makin banyaknya pemain golf di Indonesia. Industri golf dan spa pun semakin berkembang seiring dengan meningkatnya peminat golf dan pengguna jasa spa. Beberapa lokasi golf dan spa dengan perpaduan alam Indonesia juga menjadi daya tarik dunia pariwisata.
Presiden Direktur PT Exhibition (Xnet) Dharmawan Sutanto mengatakan, industri golf di Indonesia selama 15 tahun ini telah berkembang sangat pesat. Telah tumbuh lebih dari 100 lapangan golf yang indah di seluruh Nusantara. Bahkan tiga puluh di antaranya menjadi lokasi pertandingan golf bertaraf internasional. Perpaduan keindahan alam lokasi golf menjadikan golf dan spa sebagai tujuan wisata.
Spa menjadi salah satu pasar yang sedang berkembang bagi pariwisata di Indonesia, sejak spa diperkenalkan di Indonesia 20 tahun lalu. Berdasarkan laporan Spa Intelligence pada 2004, ada lebih dari 900 ribu fasilitas spa berdiri di Indonesia. Ini merupakan perkembangan yang sangat besar. Spa-spa berdiri secara independen maupun bergabung dengan hotel dan fasilitas properti lainnya. Pengguna jasa spa terutama pria, meningkat tajam dan menjadikan spa sebagai alternatif pilihan untuk relaksasi dan perawatan kesehatan.
Menurut Dharmawan, saat ini industri golf dan spa merupakan industri primadona dari pariwisata yang mampu menarik wisatawan dalam dan luar negeri. Lebih lagi, Indonesia memiliki iklim tropis dan pemandangan alam yang indah, membuat lokasi golf dan spa menjadi semakin menarik. Seperti Bali yang terkenal dengan surga spa. Golf dan spa menawarkan gaya hidup baru bagi mereka yang ingin mengeksplorasi kekayaan dan keunikan alam Indonesia.
Perkembangan golf dan spa memperlihatkan prospek pasar pariwisata yang sangat menjanjikan. Dengan menggabungkan kedua industri tersebut Xnet mengadakan sebuah pameran bertajuk GOLD Indonesia 2008. GOLD merupakan kepanjangan dari golf, spa dan destinations.
"Kami melihat celah bahwa golf dan spa belum dipromosikan di Indonesia, sehingga kami mensinergikan indutri golf dan spa. Kedua industri tersebut dapat menjadi satu komponen bisnis yang potensial. Kami juga menggaet para pelaku industri golf dari dalam dan luar negeri," kata Dharmawan pada launching GOLD Indonesia 2008 di Jakarta, Rabu (13/2).
GOLD Indonesia 2008 akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada tanggal 29-31 Agustus 2008 dengan mengambil area 3000 meter persegi.
Pameran ini juga mendapat dukungan dari Departemen Kebudayaan dan pariwisata dan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga. Beberapa asosiasi golf dan spa di Indonesia serta media nasional dan internasional.
Direktur Jendral Pengembangan Destinasi Pariwisata Departemen Budaya dan Pariwisata Indonesia Achy Aruddin memuji ide Dharmawan yang berbeda daripada yang lain. Dikatakannya, GOLD Indonesia 2008 dapat menjadi ajang untuk mempromosikan industri golf dan spa di Indonesia, menarik investasi serta mendukung Visit Indonesia Year 2008. [DLS/N-5]