SUARA PEMBARUAN DAILY

Situasi Simeulue Mulai Normal

[BANDA ACEH] Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh yang dua hari lalu diguncang gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR), Jumat (22/2) pagi kembali normal. Diberbagai sudut kota tampak warga kembali menjalankan berbagai akitivitas seperti biasa, meski sebelumnya sempat mengungsi ke gunung.

Kini warga telah pulang kerumah. Sedangkan korban terluka seluruh biaya perawatan dan meninggal dunia ditanggung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh.

Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar kepada SP melalui telpon selular dari Simeulue, Kamis (21/2) malam.

Menurutnya, akibat gempa tiga orang meninggal dan 51 lainnya mengalami luka-luka. Data korban meninggal hingga saat ini masih simpang siur, Kamis pagi sejumlah petugas di Posko penanganan bencana Simeulue kepada menyebutkan jumlah korban lima orang.

Namun, dibantah oleh pejabat setempat yang menyebutkan korban meninggal hanya dua orang dari data terakhir.

Kepala Dinas Sosial Simeulue Zulmufti mencatat hanya dua orang korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan adalah Sadiman Kimat (62) dan Habisah (70). Keduanya warga Simeulue Timur. Sedangkan korban luka masih tercatat 51 orang.

Pesawat

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Supiadin AS mengatakan pihaknya telah mengirim tiga pesawat Cassa milik TNI untuk mengangkut logistik ke Simeulue. "Tiga pesawat dikerahkan dari Medan satu unit, dan dua unit dari Aceh,"ujarnya

Ia menjelaskan, penggunaan pesawat Cassa ke Simeulue karena letak geografisnya jauh dari dataran Aceh. Jadi pengiriman bantuan dengan pesawat dapat dengan cepat diangkut untuk korban.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang mengunjungi Simeulue, Kamis (21/2) mengatakan semua akibat dari kerusakan pascagempa akan diperbaiki oleh Pemprov Aceh, tidak perlu membentuk satu lembaga untuk penanganan khusus. Sebab gempa yang terjadi tidak begitu parah dan sanggup ditangani pihaknya.

Kapala Dinas Kesehatan Simeulue, Munardi menyebutkan, pelayanan perawatan terhadap para korban dilakukan di ruang unit gawat darurat dan halaman Rumah Sakit Umum Daerah setempat. [147]


Last modified: 22/2/08