
Roger Federer (kiri) dan Justine Henin, terpilih sebagai atlet putra dan putri terbaik dengan mendapatkan penghargaan the Laureus Sports Awards, pada acara yang berlangsung di St. Petersburg, Rusia, Senin (18/2) malam waktu setempat atau Selasa (19/2) dini hari WIB. Foto-foto: AP
[ST PETERSBURG] Dua petenis putra-putri peringkat teratas dunia, Roger Federer (Swiss) dan Justine Henin (Belgia), memperoleh Laureus World Sportman of the Year atau penghargaan olahragawan terbaik dunia putra-putri. Demikian diumumkan panitia pemilihan di St Petersburg, Rusia, Senin (18/2) malam, atau Selasa (19/2) dini hari WIB.
Federer meraih pengharaan itu untuk keempat kalinya secara berturutan. Sedangkan Henin meraihnya untuk pertama kali. Penghargaan ini diberikan setiap tahun kepada olahragawan yang berprestasi terbaik sepanjang tahun. Penghargaan ini dirintis 1999 oleh DaimlerChryster dan Richmont.
Federer menjuarai turnamen tenis grand slam Wimbledon lima tahun berturutan tahun lalu menyamai rekor Bjorn Borg. "Saya sangat berterima kasih kepada juri yang berpikir tidak cukup hanya memberikan tiga penghargaan kepada saya," tutur Federer.
Henin dipilih karena menjadi petenis yang mampu merebut 10 gelar juara dalam setahun (2007) setelah Martina Hingis sepuluh tahun lalu. Pemilhan dilakukan anggota Laureus Sport Academy.
Para olahragawan yang juga mendapatkan penghargaan tersebut ialah pembalap Formula satu Inggris, Lewis Hamilton (Laureus Breakthrough of the Year) atau atlet pendatang baru terbaik, pelari maraton Inggris, Paula Radcliffe (Laureus World Comeback of the Year), dan tim rugby Afrika Selatan (Laureus World Team of the Year).
Hamilton dipilih karena terobosan prestasi yang dia buat dengan menjuari empat seri grand prix Formula Satu dan menjadi runner-up 2007.
"Saya tidak berpikir saya tidak sepantasnya mendapatkan ini sebagaimana nomine yang lain. Saya berharap dapat mempertahankan kebanggaan negara saya dan berprestasi lebih baik lagi di masa mendatang," Hamilton berkomentar.
Tampil Kembali
Radcliffe yang menjuari Maraton New York tahun lalu dipilih karena sempat dua tahun absen setelah melahirkan. Dia mampu tampil kembali ke arena pertandingan dan menjadi juara lomba bergengsi itu. "Paula merupakan petarung hebat. Ketika orang berhenti berlari selama dua tahun pada usia 30-an tahun, Anda akan berpikir apakah dia dapat tampil kembali sekuat dan setangguh semula? Paula menunjukkan dia mampu melakukannya dengan tampil sebagai juara di New York," Ketua Laureus World Sport Academy, Edwin Moses, menegaskan.
Moses berharap Radcliffe dapat menjuarai nomor maraton putri Olimpiade Beijing 8-24 Agustus mendatang.Tim rugby Afrika Selatan dipilih menjadi yang terbaik di dunia karena tidak terkalahkan pada Piala Dunia Rugby 2007. "Penghargaan ini untuk seluruh pemain yang tidak dapat hadir di sini. Pengharagaan ini juga untuk semua yang telah bermain untuk Afrika Selatan," pemain belakang tim Afrika Selatan, Percy Montgomery, menegaskan.
Para peraih pengharaan mendapatkan patung Laureus eksklusif yang dibuat oleh Cartier. Patung Laureus ini tingginya 30 sentimeter dengan berat 2,5 kilogram, terbuat dari 670 gram perak dilapisi 650 gram emas. Presiden Rusia Fladimir Putin hadir pada malam penyerahan penghargaan tersebut.
Pemilihan olahragawan terbaik tersebut dilakukan melalui dua proses pemilihan. Pertama, panel yang terdiri dari para redaktur olahraga terkemuka di dunia, penulis, dan wartawan televisi dan radio dari 80 negara memberikan daftar enam nomine untuk masing-masing kategori. Proses pemilihan dipantau oleh auditor independen PricewaterhouseCoopers.
Pada tahap berikutnya, para anggota Laureus World Sport Academy memberikan suara secara rahasia untuk menentukan olahragawan yang berhak mendapatkan penghargaan tersebut. [AP/A-11]