
Bus Trans Jogja mulai diluncurkan Senin (18/2) dengan tarif promosi Rp 1.000 untuk setiap rute selama dua minggu ke depan. Tampak masyarakat antusias dan tertib menunggui alat transportasi mewah ini. SP/Fuska Sani Evani
[YOGYAKARTA] Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), resmi mengoperasikan bus Trans Jogja, Senin (18/2). Menurut Kepala Bidang Dinas Perhubungan DIY Sigit Haryanto dalam masa uji coba operasional armada tidak akan berjalan penuh.
Ada 54 bus termasuk bus cadangan yang seharusnya melayani sejak pukul 05.30-21.00 WIB. Namun saat ini baru dijalankan 47 armada. Untuk penggunaan kartu bagi reguler umum, reguler pelajar dan single trip pihaknya menyediakan 7.500 kartu single trip di 76 halte.
"Operasional, belum full. Masih harus dievaluasi dan baru disediakan 1.000 kartu reguler umum dan 1.500 kartu reguler pelajar," jelas Sigit.
Namun, dalam masa orientasi dan sosialisasi ini, menurut Sigit, masyarakat Yogya bisa menikmati bus Trans Jogja dengan tarif Rp 1.000 untuk semua jurusan. Sedangkan untuk tarif hari biasa Rp 3.000 untuk umum dan Rp 2.000, bagi pelajar.
Pantauan SP di beberapa shelter bus di Kota Yogyakarta masyarakat sebagian juga merespon dengan bertanya atau mencoba menumpang bus Trans Jogja yang mampu menampung 22 penumpang duduk dan 19 penumpang berdiri.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengakui beberapa kelemahan yang ada untuk pelayanan transportasi massal akan terus ditingkatkan. Ia berharap, pengelola dapat lebih profesional terutama soal ketetapan waktu keberangkatan dan kelengkapan peta di tiap shelter yang ada.
Dengan pelayanan transportasi yang baru ini, Sultan berharap kepada pihak pengelola untuk lebih pro-fesional. [152]