SUARA PEMBARUAN DAILY

Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kembali Digelar

[JAKARTA] Tim Seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Timsel Bawaslu), mengakui hingga saat ini masukan dari berbagai kalangan terhadap 45 calon anggota Bawaslu terus mengalir ke Timsel Bawaslu. Bukan hanya masukan positif tetapi juga masukan negatif yang ditujukan untuk calon anggota Bawaslu.

Informasi negatif yang akurat mengenai calon anggota Bawaslu itu, akan memperlemah posisi calon dalam mengikuti seleksi. Kendati demikian, Timsel tetap melakukan klarifikasi terhadap berbagai masukan terkait personal 45 anggota Bawaslu itu. Timsel juga hari ini, Selasa (19/2), kembali menggelar proses seleksi anggota Bawaslu melalui kegiatan simulasi hingga Jumat (22/2).

"Dari 45 calon anggota Bawaslu itu, ada masukan yang positif tetapi ada juga yang negatif. Namun, kami tetap melakukan cross check sepanjang laporan itu jelas," ujar Ketua Timsel calon anggota Bawaslu, Komaruddin Hidayat, di Jakarta, Senin (18/2).

Hidayat menekankan, calon anggota Bawaslu yang merasa tidak memenuhi syarat sebaiknya mundur saja dari proses seleksi, dari pada dinyatakan gugur atau batal karena ada tanggapan atau pun temuan dari rekam jejak yang dilakukan Timsel tersebut.

Seleksi yang akan dilakukan Timsel memang cukup ketat, selain melakukan simulasi ke instansi yang terkait dengan pemilihan umum seperti Departemen Dalam Negeri dan Mahkamah Konstitusi, calon juga harus dikarantina selama proses seleksi dilakukan.

Bukan hanya itu, diskusi publik juga akan digelar dimana masing-masing calon diberi waktu untuk menjawab pertanyaan dari kalangan yang berlatar belakang partai politik, lembaga swadaya masyarakat serta penyelenggaraan pemilihan umum.

Nantinya, dari 45 calon tersebut, hanya tersisa 15 nama yang akan dibawa ke DPR untuk digodok hingga mengerucut menjadi lima nama anggota Bawaslu. [L-10]


Last modified: 19/2/08