SUARA PEMBARUAN DAILY

SMK Akan Dikembangkan Jadi SBI

[JAKARTA] Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) akan mengembangkan sekolah menengah kejuruan (SMK) menjadi sekolah bertaraf internasional (SBI). Pengembangan SMK bertaraf internasional tidak hanya difokuskan untuk sekolah negeri saja, tetapi juga sekolah swasta yang memiliki kemampuan untuk ditingkatkan statusnya menjadi sekolah internasional.

"Sebanyak 140 SMK itu adalah SMK yang telah memiliki standar ISO dan telah menjalin kerja sama dengan mitra internasional serta memiliki nilai rata-rata sekolah untuk mata pelajaran matematika tujuh untuk dijadikan sekolah bertaraf internasional," kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Joko Sutrisno, kepada SP, di Jakarta, Senin (18/2).

Joko mengemukakan, saat ini sudah dikembangkan sekitar 60 SMK bertaraf internasional yang tersebar di beberapa provinsi, sedangkan 80 SMK lainnya saat ini sedang dalam tahap persiapan menuju sekolah bertaraf internasional termasuk pengembangan sekolah pertanian yang semakin kurang diminati. "Sejak dua tahun terakhir ini banyak sekolah yang dikelola oleh instansi di luar Depdiknas mulai mengikuti ketentuan dalam UU Sisdiknas No 20/ 2003 dengan mengubah status menjadi SMK," katanya.

Mulai 2007 setiap kabupaten/kota harus memiliki minimal satu SMK bertaraf internasional baik dari sisi fasilitas, guru dan siswanya memiliki kemampuan bahasa Inggris.

Politeknik

Sementara itu Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas Fasli Jalal mengatakan, pendidikan politeknik sangat potensial menerobos kesenjangan dunia pendidikan tinggi dengan pasar kerja nasional maupun internasional. Kesenjangan ini, katanya, makin memperbanyak angka pengangguran intelektual setiap tahunnya.

Sebelumnya, Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar R Somantri mengatakan, perguruan tinggi (PT) harus mampu memadukan research university dengan entrepreneur culture dalam konsep pembelajaran yang dikembangkan kepada mahasiswanya. Selain itu, para mahasiswa pun harus dibekali oleh perguruan tinggi bersangkutan, tidak hanya ilmu pengetahuan dan teknologi, namun pula dengan kemampuan soft skill, dan kemampuan tambahan lainnya. [W-12/E-5]


Last modified: 19/2/08