SUARA PEMBARUAN DAILY

Muara Gembong

Korban Banjir Kelaparan

[BEKASI] Ribuan korban banjir di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terancam kelaparan karena stok makanan semakin menipis. Hingga Selasa (19/2) pagi, air masih menggenangi ribuan rumah warga setinggi 30 hingga 50 sentimeter. "Bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu, berupa beras 20 ton dan mi instan 500 dus sudah habis. Warga sangat membutuhkan bantuan karena belum bisa melaksanakan tugas sehari-hari," kata Camat Muara Gembong, Mujahirin, kepada SP , Selasa (19/2).

Ia menyebutkan, hingga hari ke sembilan, banjir di wilayah utara Kabupaten Bekasi ini masih terus menggenangi sekitar 1.100 rumah dengan ketinggian mencapai setengah meter. Wilayah yang paling parah dihantam banjir akibat hujan deras dan meluapnya Kali Ciherang sejak Senin (12/2) adalah Desa Harapan Jaya. "Desa itu yang paling parah. Sekitar 700 rumah terendam," ungkap Mujahirin yang mengaku terus berusaha mencari bantuan agar warganya tidak sampai kelaparan.

Saat ini, banjir tidak separah pekan lalu, dimana sebelumnya telah merendam sekitar 3.300 rumah dan berada di enam desa. Ketinggian air pada hari pertama banjir mencapai 1,5 meter. Warga yang rumahnya tidak tergenang air, sudah membersihkan lumpur yang masuk ke rumah. Selama banjir berlangsung, warga tidak ada yang mengungsi.

Sekolah Diliburkan

Sementara itu, aktivitas sekolah hingga Senin kemarin masih diliburkan karena air masih menggenangi gedung sekolah. Gedung sekolah yang belum bisa digunakan adalah SDN 1 dan 2 yang berada di desa Harapan Jaya. Warga tetap waspada akan datangnya banjir susulan karena intensitas hujan di kecamatan berpenduduk 36.511 jiwa ini masih tinggi.

Kerugian warga selama banjir tahun ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah, berupa terendam dan ludesnya sekitar 2.500 hektare tambak ikan dan udang, tanaman padi untuk sekitar 1.200 hektare sawah yang baru berumur 30 hari mati akibat terlalu lama terendam air, dan angin puting beliung yang merusakkan 43 rumah warga, 10 rumah rusak parah dan dua rubuh.

Untuk meringankan beban warga yang rumahnya terendam air, aparat Kepolisian Metropolitan Kabupaten Bekasi, memberikan bantuan 3.000 paket sembako berisi beras dan susu. "Kebetulan relasi yang tinggal di Jakarta mau berpartisipasi dalam membantu korban banjir di Muara Gembong. Bantuan itu diantar langsung bagian Samapta Polres Bekasi, Senin. Bantuan itu khusus untuk warga yang masih terisolasi," kata Kapolrestro Kabupaten Bekasi, Yan Fitri. [HTS/L-8]


Last modified: 19/2/08