Penggusuran tanpa relokasi bukan menyelesaikan masalah, karena akan semakin banyak orang kehilangan rumah dan pekerjaan. Tengok saja pedagang keramik Rawasari. Setelah digusur dua kali dari kolong jembatan layang Ahmad Yani dan Pulogadung, mereka kini tak punya tempat berjualan. Kalau mereka tak berjualan, mereka kesusahan. Takutnya, kriminalitas meningkat. Pak Gubernur gimana ya... 08161189xxx
Renovasi pasar cuma akal-akalan untuk menghapuskan pedagang miskin dan menggantinya dengan pedagang kaya. Pedagang Blok 4 Pasar Senen, Jakarta, misalnya. Bagi yang mampu mereka langsung setuju harga kios baru. Bagi yang tidak mampu, mereka mengalah dan pergi begitu saja. Padahal mereka sudah bertahun-tahun berjualan di situ. Perubahan memang untuk mendapat untung lebih banyak. Tapi harus dipikirkan juga siapa yang diuntungkan. Jangan sampai renovasi pasar cuma untuk membuat orang kaya semakin kaya, dan orang miskin semakin miskin. 08174119xxx
Sejumlah pasar tergusur, pedagangnya direlokasi. Sejak awal tahun ini setidaknya sudah ada sejumlah pasar yang rata dengan tanah, seperti Pasar Barito dan Pasar Rawasari. Berikutnya akan ada belasan pasar lainnya yang bakal menjadi korban. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beralasan, aksi itu demi mengembangkan ruang terbuka hijau bagi warga DKI. Kami mengajak warga memberi komentar, masukan, dan saran soal ini melalui:
komentarsp@suarapembaruan.com
Fax: (021) 8006131 atau 8007262
SMS 0811130165