SUARA PEMBARUAN DAILY

Wali Kota Kecewa, Pusat Tak Kucurkan Dana Banjir

[TANGERANG] Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim kecewa terhadap Pemerintah Pusat yang belum juga mencairkan bantuan penanggulangan banjir di wilayahnya sebesar Rp 285 miliar. Sementara hujan yang mengguyur Kota Tangerang sejak semalam menyebabkan ratusan rumah warga di Perumahan Total Persada di Kecamatan Priok, kembali terendam air hingga ketinggian 50 sentimeter.

Ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Untuk mengurangi genangan sejumlah pompa air dioperasikan.

"Pemerintah Pusat terkesan hanya umbar janji, sampai kini bantuan belum juga dikucurkan, banjir sudah datang lagi, sehingga masyarakat yang jadi korban dan menderita," kata Wahidin saat meresmikan proyek-proyek pembangunan di wilayah Kecamatan Ciledug, dalam rangka safari pembangunan menyambut HUT ke-15 Kota Tangerang, Senin (18/2).

Wahidin menambahkan, pada saat banjir tahun 2007, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Dirjen Sumber Daya Air Departemen PU Pitoyo Subandrio, melakukan ekspose penanganan banjir di hadapan para tokoh masyarakat RT/RW, camat, dan lurah se-Kota Tangerang pada tanggal 21 Februari 2007. Pada waktu itu Pemerintah Pusat menjanjikan akan memberikan bantuan untuk normalisasi sungai, danau dan situ sebesar Rp 285 miliar.

"Banjir sudah lewat, sampai datang lagi tahun ini tapi bantuan itu belum juga datang," kata Wahidin kecewa. Pemkot Tangerang, pada tahun 2007 lalu, sudah mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI, Nomor: 466/1813-Bap/2007 tanggal 12 Juni 2007 perihal bantuan pasca banjir.

Dalam surat tersebut wali kota memohon kepada Presiden, dalam hal ini pemerintah pusat, mengingat kompleksnya upaya penanggulangan banjir agar dalam menangani permasalahan banjir diperlukan keterpaduan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota, karena adanya perubahan tata guna lahan di daerah hulu, penyimpangan pemanfaatan lahan, penyempitan/pendangkalan sungai dan danau, sehingga menimbulkan luapan air yang mengakibatkan banjir.

Sejauh ini Pemkot Tangerang sudah melakukan langkah-langkah dalam penanggulangan banjir, seperti pembuatan tanggul sepanjang 11 km. Namun kenyataannya tanggul itu tidak dapat mengatasi banjir, karena tetap saja air meluap.

Asisten Daerah Pengendalian Pembangunan H Bambang Setia Budi dalam laporannya menyatakan bahwa untuk tahun anggaran 2007, proyek fisik di Kecamatan Ciledug dialokasikan sebesar Rp 11 miliar lebih. [132]


Last modified: 19/2/08