Sekitar 100 wakil dari 27 negara dijadwalkan hadir dalam sesi pertemuan forum regional ASEAN untuk kontra terorisme dan kejahatan transnasional (ARF ISM CTTC) keenam di Semarang, Jawa Tengah, pada 21-22 Februari. Dalam forum ini, Indonesia dan India akan menjadi ketua bersama. "Selalu ada ketua bersama. Sebenarnya Australia juga ingin menjadi ketua bersama Indonesia untuk ISM di Semarang, tapi kita memilih India," kata Direktur Kerja Sama Regional Asia Afrika, Departemen Luar Negeri, Ibnu Hadi, Senin (18/2), di Jakarta.
Dikatakan, tema ISM di Semarang adalah mengenai partisipasi publik untuk kontra-terorisme dan kejahatan transnasional. "Jadi penanganan terorisme tidak hanya mengandalkan pemerintah, tapi juga organisasi masyarakat," ucapnya. Ia menjelaskan, pada pertemuan itu masing-masing negara partisipan akan berbagi pengalaman mengenai partisipasi publik. "Kita ingin membahas bagaimana penerapan partisipasi publik yang baik," katanya. Indonesia sendiri akan turut menjadi pembicara.
"Pembicara dari Indonesia, antara lain dari BNN, Densus 88, terutama mengenai program rehabilitasi yang sudah kita jalankan. Bagaimana menggunakan teroris yang sudah dihukum untuk menjadi rekan. Bukan hanya untuk menangkap teroris, tapi juga mengantisipasi," papar dia. Semarang dipilih sebagai lokasi pertemuan, karena pusat kerja sama penegakan hukum Indonesia dan Australia (Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation/JCLEC) berada di kota tersebut. [B-14]
![]()
AFP/Raul Arboleda
Polisi penyandang cacat Kolumbia yang menggunakan kursi roda melakukan "long march", Senin (18/2) dari Medellin, menuju ke Bogota, Kolumbia untuk meminta pembebasan polisi yang diculik kelompok gerilyawan sayap kiri Kolumbia, FARC, beberapa tahun lalu.