[DALLAS] Dokumen dan barang-barang terkait dengan pembunuhan Presiden Amerika Serikat (AS) John F Kennedy (JFK) pada 1963, yang lama disembunyikan, akhirnya diungkap ke publik untuk pertama kalinya, Senin (18/2). Dokumen dan barang-barang itu hampir 20 tahun disimpan di brankas pengadilan. Pengungkapan ini dilakukan oleh Jaksa wilayah Dallas Craig Watkins pada konferensi pers Hari Presiden Amerika Serikat (AS), Senin.
Berbagai barang itu termasuk transkrip pembicaraan antara pembunuh Kennedy, Lee Harvey Oswald dan pembunuh Oswald, pemilik sebuah klub malam bernama Jack Ruby. Sarung pistol dari kulit untuk senjata Ruby yang digunakan menembak Oswald dan perjanjian kontrak film yang ditandatangani oleh Henry Wade, jaksa wilayah Dallas sebelumnya. Menurut Watkins, penyidik mengatakan padanya mengenai isi brankas biru dengan pintu ganda, setelah dia menjabat pada 2007.
"Informasi ini terlalu penting untuk tetap dirahasiakan," ujarnya. Salah satu barang yang paling membuat penasaran adalah transkrip rekaman pembicaraan antara Oswald dan Ruby. Transkrip yang belum pernah diuji oleh tim ahli, termasuk pembicaraan mengenai rencana pembunuhan presiden atas perintah mafia.
"Sekarang kita tidak tahu, apakah ini dari pembicaraan yang sebenarnya atau bukan," katanya. "Tapi yang kita tahu adalah hasil dari penemuan ini akan memicu perdebatan, soal apakah ada konspirasi untuk membunuh presiden," ujarnya. Ruby tercatat membunuh Oswald pada 24 November 1963, dua hari setelah Oswald ditahan atas pembunuhan presiden. Ruby didakwa dan divonis hukuman mati setahun kemudian. Dia menang banding, tapi meninggal akibat kanker.
Transkrip sepanjang dua halaman itu mirip dengan yang dipublikasikan Komisi Warren, yang menginvestigasi pembunuhan Kennedy dan menetapkan Oswald sebagai penembak tunggal.
Pada laporan itu, FBI menyimpulkan bahwa transkrip pembicaraan antara Oswald dan Ruby palsu, dan itu telah dibuat ulang untuk pihak otoritas oleh jaksa wilayah yang sekarang telah meninggal, yang menyebut mengenali Oswald dalam foto yang dimuat pada surat kabar, sebagai orang yang berbicara dengan Ruby.
Diskusikan Pembunuhan
Transkrip yang diungkap ke publik itu bertanggal 4 Oktober 1963, pembicaraan yang dilakukan di Klub Carousel, sebuah klub malam di Dallas. Dimulai dengan diskusi mengenai bagaimana anak-anak Chicago ingin menyingkirkan Jaksa Negara Robert Kennedy, saudara JFK.
"Ada cara menyingkirkan dia tanpa membunuhnya," ucap Oswald. "Bagaimana caranya?" kata Ruby. "Aku bisa menembak saudaranya," jawab Oswald. Setelah diskusi mengenai keperluan yang dibutuhkan untuk menembak presiden, Ruby mengatakan dana untuk rencana pembunuhan itu berasal dari mafia.
"Apakah kau bersama dengan mafia?" tanya Oswald. "Kau terlalu banyak bertanya," jawab Ruby. Setelah itu, Ruby mengancam agar Oswald tidak tertangkap atau mengatakan apa pun. "Jika kau berbicara, maka anak-anak akan membuatku mengikutimu, kemana pun kau pergi dan membunuhmu," ujar Ruby.
Gary Mack, kurator musem dekat dengan lokasi ditembaknya Kennedy, mengatakan dokumen yang diungkap Watkins, bisa jadi hanya satu dari banyak naskah yang dibuat untuk pembuatan film mengenai pembunuhan Kennedy. "Tebakan saya, seseorang menemukan transkrip itu dan menulis ulang untuk keperluan pembuatan film, dan Henry Wade menyimpan salinannya," kata Mack.
Sebuah perjanjian pembuatan film pada 1967 yang ditandatangani oleh Wade, yang menjadi jaksa penuntut Ruby, ditemukan di brankas. "Tidak jelas mengapa film itu sendiri tidak pernah dibuat," ujar Watkins. Isi brankas, seperti berkas pribadi Wade mengenai pembunuhan Kennedy, yang lama diketahui peneliti, disimpan Wade.
"Saat dia melepaskan jabatan sebagai jaksa wilayah Dallas, dia mengira berkas-berkas itu telah dibawanya pulang, tapi ternyata belum," kata Mack. Para staf di kantor jaksa wilayah hampir selesai menyalin berkas ketikan dan tulisan tangan, serta menyusunnya. Rekaman suara dan film, yang tersimpan di brankas belum pernah diuji.
Setelah pemberkasan selesai, kata Watkins, dia berencana menyerahkan dokumen-dokumen itu pada lembaga yang akan melanjutkan upaya mempublikasikannya. "Kita menunggu peluang untuk berbicara dengan jaksa wilayah. Kami akan sangat gembira mendapatkan rekaman-rekaman itu," kata Mack. Watkins mengatakan, sejauh ini baik keluarga Ruby maupun JFK belum dihubungi terkait temuan tersebut. [AP/B-14]