
[ROMA] Bintang klub AS Roma Fransesco Totti mulai frustrasi. Ia kecewa dengan perilaku wasit di Italia yang selalu menguntungkan Inter Milan musim ini. Saat ini, Roma terpaut delapan angka dengan pimpinan klasemen Inter Milan. Namun begitu, dia masih yakin Roma akan mengejar Inter.
"Keadaan yang saya lihat, adalah adanya faktor psikologis di setiap wasit, mereka takut salah jika memimpin pertandingan Inter," kata Totti kepada sky Italia. Jika ada seorang yang berani untuk mengungkapkan apa yang dilakukan wasit, katanya, semua masalah pengadil itu akan menjadi lebih mudah untuk diungkap.
Menurutnya, semua orang saat ini takut untuk berbicara negatif mengenai Inter. Namun, komentar pedas itu tidak ditujukan oleh Totti untuk menyerang Inter. Ia berpikir, pembelaan wasit itu bukan keinginan para pemain Inter. Juara bertahan ini adalah klub yang besar dengan pemain-pemain terbaik dan Inter pasti dengan mudah memenangi pertandingan.
Akan tetapi, Totti menduga, ada sesuatu yang tersembunyi di balik wasit-wasit yang memimpin pertandingan Inter, sesuatu yang tersembunyi itulah yang memberikan keuntungan bagi Inter.
Totti mengakui, seorang wasit juga dapat berbuat kesalahan karena memimpin pertandingan selama sembilan puluh menit tanpa berbuat suatu kesalahan adalah yang sulit untuk dilakukan.
Kasus penyuapan bukanlah barang baru di Italia, hal itu tidak hanya menimpa wasit namun juga pemain. Masalah ini sudah berkembang sejak lama. Bahkan pada tahun 1990, Roma pun pernah diisukan memberikan hadiah jam tangan Rolex kepada wasit-wasit Italia. Kasus penyuapan di Italia yang masih hangat adalah kasus penyuapan terhadap para pemain Juventus, dua tahun silam yang memaksa "Si Nyonya Tua" itu turun ke Seri B liga Italia. "Saya tidak menuduh Inter melakukan hal seperti yang dilakukan Juventus," kata kapten Roma itu.
Namun, Totti menegaskan, jika benar-benar terbukti wasit disuap oleh Inter, maka perjuangan klub-klub lain akan menjadi sia-sia. "Anda berlatih selama seminggu penuh dan Anda tahu wasit disuap oleh lawan meskipun tim tersebut adalah tim yang terbaik, pastilah kerja keras anda akan sia-sia, karena lawan pasti akan menang," ujar pemilik nomor punggung 10 di Roma itu. [Sportinglife/SYH/ W-11]