SUARA PEMBARUAN DAILY

Bantul Terbitkan Identitas Warga Miskin

[YOGYAKARTA] Untuk meminimalisasi kesalahan dan memangkas sistem administrasi, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meluncurkan kartu identitas khusus untuk warga miskin. Kartu itu akan diberikan kepada 67.589 keluarga miskin pada April mendatang.

Kepala Sub Direktorat Pengolahan Data dan Pengkajian Kantor BKK Kabupaten Bantul Lestari Hardyaningsih mengatakan kartu ini hanya berlaku setahun. "Setelah setahun, pemerintah kabupaten akan melakukan pembaruan dan verifikasi ulang, untuk memastikan, apakah warga yang mendapat kartu identitas miskin tersebut masih dalam kategori miskin, atau sudah tidak miskin," katanya pada Kamis (14/2).

Jumlah warga miskin yang sekarang sudah masuk daftar entri, sudah merupakan angka final. "Data itu selain bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) juga berasal dari pendataan ulang, termasuk entri korban gempa. Namun, korban gempa itu juga masih perlu verifikasi lanjutan," katanya.

Dengan kartu identitas miskin itu, keluarga miskin akan mendapat kemudahan dalam kepengurusan administrasi kependudukan, termasuk akses pelayanan kesehatan, pendidikan bahkan pelayanan lain seperti pembagian beras miskin.

"Dalam kartu ini mereka akan dibuatkan tanda atau identitas yang menunjukkan sebagai warga kategori miskin, seperti penghasilan, jumlah tanggungan dalam satu keluarga," terangnya.

Identitas itu berupa Kartu Identitas Miskin (KIM) serupa dengan KTP. "Verifikasi ulang setelah satu tahun bertujuan untuk menentukan apakah pemegang kartu masih masuk kategori miskin atau tidak. Boleh jadi jumlah tahun depan tidak sama dengan tahun ini," katanya. [152]


Last modified: 15/2/08