SUARA PEMBARUAN DAILY

Operasi Simpatik Jaya 2008

Warga Diminta Disiplin

SP/YC Kurniantoro

Seorang polisi lalu lintas membagikan bunga kepada pengguna jalan raya di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (14/2). Aksi ini merupakan sosialisasi operasi simpatik untuk semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan.

[JAKARTA] Polda Metro Jaya menggelar Operasi Simpatik Jaya 2008 mulai Jumat (15/2) hari ini sampai Minggu (24/2). Sasaran operasi adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan profesionalisme petugas di lapangan.

Selain itu, operasi tersebut juga untuk mengantisipasi kemacetan, pelanggaran lalu lintas, dan gangguan berlalu lintas lainnya seperti, unjuk rasa, cuaca (hujan atau banjir), sabotase, terorisme, dan provokasi massa.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Susilo kepada pers, di Gedung Litbang Dirlantas, Pancoran Jakarta Selatan, Kamis (14/2), mengatakan, operasi simpatik kali ini melibatkan banyak pihak, di antaranya pengusaha angkutan umum, para pemimpin sekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMU, media masa dan LSM.

Target utama operasi ini adalah mengamankan 213 lokasi yang selama ini disinyalir rawan kemacetan dan aksi pelanggaran disiplin lalu lintas lainnya di wilayah Ibukota.

Untuk menyukseskan operasi tersebut, kata dia, Polda mengerahkan 2.723 petugas, dengan perincian, personel inti sebanyak 1.889 orang dan 834 lainnya adalah petugas dari fungsi lain di Polda Metro Jaya.

Joko lebih jauh mengatakan, untuk mendukung kesuksesan operasi Simpatik Jaya 2008, pihaknya juga mengharapkan adanya konsistensi dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak, seperti gangguan lampu lalu lintas yang menjadi salah satu penyebab kemacetan di Ibukota. Sampai saat ini, kata dia, sebanyak 30 lokasi di Jakarta mengalami kerusakan lampu lalu lintas. [G-5]


Last modified: 15/2/08