
Ia adalah seorang musisi, istri, ibu dan teman. Semua peran itu disandang penyanyi Celine Dion lewat konser spesial "Celine Dion: That's the Woman in Me". Konser selama satu jam tersebut ditayangkan CBS pada Jumat (15/2).
Konser itu sekaligus memperingati lima tahun acara pertunjukkannya di Las Vegas, dirilisnya album berbahasa Inggris pertama dalam tiga tahun, Taking Chances, dan sekaligus mengawali tur keliling dunianya.
"Las Vegas merupakan perjalanan yang sangat hebat, akan tetapi sekaligus menjauhkan saya dari industri musik selama lima tahun," katanya seperti dikutip AP.
Pada Kamis (14/2), Dion mengawali turnya di Johannesburg, Afrika Selatan. Penyanyi berusia 39 tahun ini akan berduet dengan kawan lamanya Josh Groban dan juga dengan gitaris band Eagles, Joe Walsh.
"Saya suka berdansa, akan tetapi semakin bertambah usia, saya semakin menjaga kondisi," katanya. [CAT/U-5]

Sutradara film kenamaan dunia, Steven Spielberg, dan aktris Mia Farrow bergabung dengan aktivis dari seluruh dunia pada Selasa (12/2). Mereka memanfaatkan Olimpiade Beijing 2008 untuk unjuk keprihatinan pada hak asasi manusia. Spielberg dan Farrow mendorong Pemerintah Tiongkok agar menekan Pemerintah Sudan membantu dan mengakhiri krisis kemanusiaan di Darfur, Sudan.
Seperti dikutip AP, Spielberg akan mengakhiri keikutsertaannya sebagai penasihat artistik upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Beijing 2008, 8-24 Agustus mendatang. Dia menyatakan tidak dapat bekerja lebih lama lagi untuk Olimpiade selagi Tiongkok dan negara-negara lain tidak melakukan tindakan yang memadai untuk mengakhiri penderitaan warga Darfur.
Tiongkok dinilai memiliki hubungan yang erat dengan Sudan, sementara 200.000 orang terbunuh dan 2,5 juta lainnya kehilangan tempat tinggal dalam pertikaian di Darfur, Sudan sejak 2003. Tiongkok membeli dua per tiga ekspor minyak Sudan. Sebaliknya Tiongkok menjual senjata ke Pemerintah Sudan dan membela negara itu dalam sidang Dewan Keamanan PBB.
Spielberg dan Farrow bergabung dengan perenang Olimpiade Kanada, Shannon Shakespeare and Nikki Dryden menyerahkan surat terbuka kepada Presiden Tiongkok, Hu Jintao, melalui perwakilan Pemerintah Tiongkok di markas pusat PBB di New York. Mereka menyayangkan dukungan Tiongkok kepada Pemerintah Sudan.
Surat itu merupakan bagian dari "Hari Aksi Global" dengan fokus pada krisis kemanusiaan di Darfur. Para penggiat aksi ini menyarankan Tiongkok agar dapat memanfaatkan momentum Olimpiade untuk menekan Pemerintah Sudan. [A-11]