SUARA PEMBARUAN DAILY

Backstreet Boys Siap Konser di Jakarta

Istimewa - Grup ÒBackstreet BoysÓ.

Setelah lama menghilang, Backstreet Boys kini mulai unjuk gigi. Boyband itu akan menggelar tur dunia. Dengan puluhan anggota rombongan, Backstreet Boys menggelar tur Asia pertamanya. Boys band ini akan menghibur penggemar Indonesia di Plenary Hall, Jakarta Convention Center pada 25 Februari 2008.

Backstreet Boys siap membawakan sekitar 15 lagu hits, dengan durasi minimal 90 menit. Mereka akan melantunkan lagu-lagu hits-nya, seperti As Long As You Love Me, All I Have to Give, Everything But Mine, Any Other Way, One In a Million, dan lain-lain. Grup ini dikenal dengan penampilannya yang teatrikal di panggung.

"Mereka akan tampil dengan lighting yang luar biasa sehingga tampak megah. Untuk lighting saja mereka minta daya 300.000 watt. Kemegahan panggung mereka bisa melebihi kemegahan panggung Pink Floyd yang sangat terkenal itu. Bahkan untuk mendesain panggungnya, Backstreet Boys membawa tukang sendiri," kata Peter Basuki dari Buena Productions kepada SP belum lama ini.

Grup yang berdiri pada 1992 ini masih tetap bertahan sampai sekarang. Backstreet Boys kini didukung oleh empat penyanyi utama, Nick Carter, Howie Dorough, Brian Littrell, dan AJ McLean. Kini, formasi ini sangat dikenal oleh fansnya, karena kadangkala anggotanya bisa tampil solo di panggung Broadway sebagai bagian dari uji coba melakukan pendekatan personal dengan audiens musiknya. Tekad mereka memang adalah bisa bertahan selama-lamanya.

"Kami siap bangkit bersama fans kami dalam masa yang panjang. Harapan kami, kita dapat bersama terus sampai lebih dari limabelas tahun berikutnya," kata Brian.

"Kami ingin tetap eksis memasuki tiap dekade musik, seperti The Eagles, Aerosmith dan The Rolling Stones," Howie Dorough menambahkan.

Album Backstreet Boys, yakni Unbreakable yang diliris 30 Oktober 2007 oleh Jive Records, seperti menjadi pembuktian bahwa grup vokal legendaris ini bukanlah boy band biasa, tapi sekelompok hits maker yang sangat dicintai penggemarnya. Single andalan album ini Inconsolable digarap oleh produser Emanuel Kiriakou. Musikus ini pernah menangani album Nick Lachey, Celine Dion, dan Katherine McPhee. Ditata dengan klasik piano, pola musik balada mid-tempo, single tersebut potensial menjadi hits. Sejak dirilis pertama September 2007, lagu Inconsolable sudah mendominasi station radio di lintas negara.

Kedewasaan makin tampak dari grup ini makin tampak terbukti dari genre musik yang mereka tampilkan yang mengikuti tren masa kini. Kehadiran album baru ini telah membuktikan bahwa Backstreet Boys masih bisa bertahan dibandingkan boy band lain.

"Setengah usia kami menjadi bagian dari sejarah grup ini. Jika Anda tanya tentang kami pada saat berdiri Backstreet Boys tahun 1992, dan kami mampu mempertahankan formasi hingga tahun 2008 ini, dan Anda masih dapat mendengarkan karya kami melalui rekaman dan panggung, maka itulah perjalanan musik yang bagus. Kami berjanji, untuk tetap berada di panggung, menghibur semua orang dari segala usia. Jika suatu saat kami akan menulis buku pengalaman hidup Backstreet Boys, saya pikir pantas memasukkan tema war and peace. Sebuah cerita panjang tentang pengalaman hidup Backstreet Boys, di saat senang dan susah," kata AJ McLean.

Sebelumnya grup ini telah menerbitkan dua album, yakni Backstreet Boys ( 1997) dan Millenium ( 1999) dan memperoleh Diamond Award di Amerika dengan penjualan di atas 10 juta kopi. Dua album ini menduduki tangga pertama di 25 negara, sebuah langkah gagah di dunia musik pop pada zamannya. Saat itu, empat buah lagu Backstreet Boys naik anak tangga lagu Top 40 dunia, yakni Quit Playing Games (with My Heart ), As Long As You Love Me, 'Everybody (Backstreet's Back), dan All I Have to Give. Memasuki tahun 2008 ini, penjualan album Backstreet Boys telah mencapai sekitar seratus juta kopi di seluruh dunia.[W-9]


Last modified: 15/2/08