SUARA PEMBARUAN DAILY

Peloncat Indah Berlatih dengan Peralatan Rusak

[JAKARTA] Sungguh menyedihkan nasib atlet loncat indah, Shenny Ratna Amelia (23). Atlet yang dipersiapkan untuk Olimpiade 2008 di Beijing, Tiongkok, Agustus ini harus berlatih dengan peralatan rusak. Kondisi itu tentunya membuatnya tidak nyaman berlatih. Bahkan dia harus ekstra hati-hati saat berlatih karena takut peralatan yang ada bisa membuatnya cedera.

"Sejumlah peralatan di sini sudah lama sekali. Ada yang 1,5 tahun, tetapi ada yang sudah lebih dari dua tahun. Mestinya peralatan ini hanya dipakai untuk satu tahun, tetapi sampai sekarang, tidak tahu mengapa belum diganti," kata Shenny saat ditemui di gedung latihan loncat indah kawasan kolam renang Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (13/2).

Sejumlah peralatan yang tidak layak pakai seperti papan loncat indah, tali spotting, matras dan busa (gabus). Pada papan yang terbuat dari kayu misalnya tampak papan-papan yang dipakai sudah reyot karena dimakan rayap. Sedangkan untuk tali spotting terlihat sudah aus dan tua. Dikuatirkan tali-tali itu bisa putus saat latihan.

Sementara pada matras tampak tidak empuk lagi. Kondisi ini membuat atlet seperti Shenny tidak nyaman saat jatuh sesudah meloncat. Hal yang sama juga terlihat pada gabus. Alat-alat ini terlihat menipis yang tidak tebal seperti kondisi awalnya.

"Kalau dibilang mengganggu, ya tentu sangat mengganggu dengan peralatan seperti ini karena kami tidak bisa berlatih maksimal," tutur Shenny mengomentari kerusakan peralatan-peralatan tersebut.

Di tempat terpisah, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), Lukman Niode mengaku belum mendapat laporan dari pelatih-pelatih loncat indah mengenai kerusakan tersebut. "Saya malah tahu dari Anda (wartawan, Red) tentang itu. Selama ini saya tidak diberitahu mengenai kerusakan itu," kata Lukman saat dihubungi SP Rabu malam.

Karena belum mendapat laporan resmi dari pelatih maka ia menganggap laporan kerusakan itu menjadi hal yang serius. [RBW/L-9]


Last modified: 14/2/08