![]()
AFP/VINCENT JANNINK
Pemain PSV Eindhoven Balazs Dzsudzsak diganjal pemain Helsingborg Marcus Lantz pada pertandingan Piala UEFA di Eindhoven, Belanda, Rabu (13/2) malam atau Kamis (14/2) dini hari WIB. Tuan rumah menang 2-0.
![]()
[LONDON] Klub Liga Belanda, PSV Eindhoven mengalahkan tamunya yang merupakan wakil dari Swedia, Helsingborg 2-0 pada pertandingan pertama babak 32 besar Piala UEFA, Rabu (13/2) malam atau Kamis (14/2) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi modal PSV saat melawat ke kandang Helsingborg pada pertandingan kedua.
PSV yang merupakan tim buangan dari Liga Champions membuka gol pertama di menit ketujuh melalui tendangan penalti Timmy Simons. Wasit memberikan hadiah penalti kepada pasukan Sef Vergoosen setelah penjaga gawang Helsingborg, Daniel Andersson melanggar penyerang tuan rumah Danko Lazovic. Simons yang diberi kesempatan untuk mengeksekusi penalti berhasil melesakkan bola ke gawang tim yang ditukangi Bo Nilsson tersebut.
Salah satu tim papan atas Liga Belanda tersebut menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui penyerang Danko Lazovic di menit ke-33.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan menjadi menurun dan terkesan membosankan. PSV yang telah unggul dua angka mencoba bermain aman untuk melindungi keunggulan tersebut. Sebaliknya, Helsingborg terus berusaha mengejar ketertinggalan. Salah satu peluang terbaik diperoleh melalui tendangan pemain tengah Rene Makondele di menit ke-60. Sayang, tendangan kaki kanannya masih tipis di atas mistar gawang.
Pada pertandingan lainnya, wakil Jerman, Bayern Leverkusen menahan imbang tuan rumah Galatasaray 0-0. Klub Jerman lain Werder Bremen menghempaskan tamunya, Braga 3-0.
Wakil dari Inggris, Everton juga memetik kemenangan atas tuan rumah SK Brenn (Norwegia) 2-0. Gol kemenangan Everton dicetak oleh Leon Osman di menit ke-57 dan pemain pengganti, Victor Anichebe dua menit menjelang pertandingan usai. Menanggapi kemenangan tersebut, Osman mengatakan, timnya harus lebih bersabar jika ingin bersaing merebut Piala UEFA.
"Sepakbola Eropa sangat jauh berbeda dengan Liga Utama Inggris, Everton harus lebih banyak bersabar lagi," kata Osman.
Muenchen Diunggulkan
Sementara itu, pimpinan klasemen Liga Jerman, Bayern Muenchen lebih diunggulkan untuk mengalahkan wakil Skotlandia, Aberdeen pada pertandingan babak 32 besar Piala UEFA di Stadion Pittodrie, Kamis (14/2) malam waktu setempat.
Sayangnya, Muenchen tidak akan diperkuat beberapa pemain pilarnya seperti, Franck Ribbery, Mark van Bommel, Van Buyten, dan Willy Sagnol. Keempat pemain tersebut masih menjalani perawatan akibat mengalami cedera. Pemain tengah asal Prancis, Frank Ribbery sebenarnya sudah dapat dimainkan, namun, menurut asisten pelatih Muenchen, Michael Henke, Ribbery baru akan dimainkan ketika ia sudah sembuh seratus persen.
"Ribbery dalam keadaan baik, ia mendapatkan perawatan dua kali sehari, kami akan mengawasi terus untuk beberapa hari ke depan," ujar Henke dalam situs resmi klub yang bermarkas di Stadion Alliance tersebut.
Kendati demikian, Muenchen kembali akan diperkuat oleh bek tim nasional Jerman Martin Jansen yang telah sembuh dari cedera.
Bek sayap kiri Philipp Lham sangat optimistis jika timnya dapat memenangi pertandingan, bahkan merebut gelar juara Piala UEFA. Menurut Lahm, ia tidak begitu mengenal pemain-pemain Aberdeen, tapi ia berharap agar timnya tetap konsentrasi dan tidak berbuat kesalahan sekecil apapun sepanjang pertandingan.
"Saya hanya tahu jika liga Skotlandia di dominasi oleh dua klub besar asal kota Glasgow, dan saya sangat yakin Aberdeen akan bermain dengan semangat tinggi," kata pemain nasional Jerman itu.
Lahm menambahkan, jika timnya mencetak gol di kandang Aberdeen, itu merupakan sebuah keuntungan bagi Muenchen. "Kami sebenarnya sudah puas dengan hasil imbang, namun akan lebih baik jika kita memenangi pertandingan," kata Lahm.
"The Dons" Aberdeen pernah menjegal Muenchen pada tahun 1983. Ketika itu Aberdeen yang masih ditukangi oleh Sir Alex Ferguson, mengalahkan Muenchen 3-2 di pertandingan putaran pertama perempat final Piala Winner Eropa dan menghantarkan Aberdeen menjadi juara 1983.
Saat ini, Kondisi Aberdeen yang berada di peringkat kelima Liga Utama Skotlandia sedang dalam suasana duka akibat dikalahkan oleh Glasgow Celtic 1-5 di kandang sendiri, pada pertandingan lanjutan Liga Skotlandia, pekan lalu.
Pelatih Aberdeen, Jimmi Calderwood juga dipusingkan dengan cedera beberapa pemainnya seperti David Young, Zander Diamond dan gelandang serang Barry Nicholson.
Menanggapi pertandingan tersebut, Calderwood hanya dapat mengatakan timnya akan berusaha keras meladeni permainan anak asuhan Ottmar Hitzfeld tersebut. [AP/SYH/W-11]