SUARA PEMBARUAN DAILY

Hillary Bertekad Bangkit dari Kekalahan

[TEXAS] Bakal calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Hillary Rodham Clinton, tetap menyuarakan keyakinan dapat mengatasi tantangan pemilihan pendahuluan dalam pekan-pekan mendatang. Hillary mengalami delapan kekalahan beruntun dari saingan terkuatnya, Barack Obama. "Saya memberikan solusi bisnis," kata Hillary saat berkampanye di Robstown, Texas. "Musuh saya memberikan janji-janji bisnis belaka," tandas senator dari New York tersebut, Rabu (13/2) atau Kamis WIB.

Hillary dengan sportif mengakui kemenangan Obama. Tetapi, Hillary juga melontarkan ejekan.

"Saya ingin mengucapkan selamat pada Senator Obama atas sejumlah kemenangan yang diraihnya, dan katakan pada dia untuk menghadapi saya di Texas," ucapnya. Setelah memecat manajer kampanye Patti Solis Doyle dan merombak tim kampanyenya, Hillary kini tampak lebih siap bersaing di primary Wisconsin pada Selasa, serta optimistis dapat meraih kemenangan di Ohio dan Texas pada 4 Maret.

Sejarah Hillary di Texas, dukungan institusionalnya dari kalangan Demokrat di negara bagian itu, serta popularitas nama Clinton di kalangan kelompok Hispanik yang merupakan salah satu pendukung setianya, akan menjadi strategi Hillary untuk meraih kemenangan di Texas.

Dari Wisconsin dilaporkan, Obama berjanji kalau terpilih akan mengeluarkan US$ 210 miliar untuk menciptakan lapangan pekerjaan di bidang konstruksi dan industri-industri lingkungan hidup. Janji tersebut disampaikan Obama ketika berkampanye di depan para pemilihnya yang tengah berjuang mengatasi kesulitan ekonomi. Investasi Obama akan berlangsung selama 10 tahun sebagai bagian dari dua program. Sebanyak US$ 150 miliar untuk lima juta "pekerjaan kerah hijau (green collar)" guna membangun sumber-sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Sebesar US$ 60 miliar untuk berbagai proyek publik yang lain. [AP/AFP/E-9]


Last modified: 13/2/08