![]()
SP/Ignatius Liliek
Penyanyi 80-an di antaranya Ria Resty Fauzi (kiri), Dian Piesesha (dua kiri), Betharia Sonata (tengah), Endang S Taurina (dua kanan) dan Ratih Purwasih (kanan) saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (13/2). Sejumlah artis 80-an akan mengadakan konser amal bertajuk "Konser Kangen Melody Kenangan" pada Kamis (28/2) di Puri Agung Hotel Sahid Jaya, Jakarta.
[JAKARTA] Penyanyi/musisi era 80-an rupanya masih eksis dan tidak tenggelam oleh zaman. Mereka tetap ada dan tetap berkreasi. Hal itu akan mereka buktikan lewat Konser Melody Kenangan yang akan digelar di Puri Agung Hotel Sahid, Jakarta, 28 Februari mendatang.
Dalam konser yang diselenggarakan oleh PT Media Inspirasi Cemerlang (MIC) tersebut, ada 13 penyanyi/musisi era 80-an yang siap tampil. Para artis yang akan tampil adalah mereka yang layak disebut sebagai "Artis Sejuta Umat". Sebutan itu pantas dialamatkan kepada mereka lantaran album-album yang mereka rilis terjual dengan satu juta kopi.
Sebanyak artis "zona 80-an" yang akan menggebrak Jakarta tersebut adalah Dian Piesesha, Endang S Taurina, Nia Daniaty, Ria Resty Fauzy, Iis Sugianto, Betharia Sonata, Julius Sitanggang, Dina Mariana, Arie Wibowo, Ratih Purwasih, Obbie Messakh, Deddy Dores, dan Tommy J Pisa.
Yang akan membawa penikmat musik 80-an merasa kembali ke eranya adalah di saat konser yang diiringi Audiency Band nanti, 13 artis tersebut akan menyanyikan lagu yang menjadi golden hits mereka atau lagu dengan penjualan album sebanyak satu juta kopi. Yang pasti, atmosfer 80-an tetap melekat dengan kental dalam konser yang berlangsung selama 2,5 jam tersebut.
Dian Piesesha, misalnya, akan melantunkan lagu hit, Tak Ingin Sendiri. Kemudian Endang S Taurina dengan lagu andalan Apa yang Kucari, Nia Daniaty dengan Gelas-Gelas Kaca, Ria Resty Fauzy dengan Sepatu dari Kulit Rusa, Iis Sugianto dengan Jangan Kau Sakiti Hatinya, Julis Sitanggang dengan Maria, Betharia Sonata dengan Hati yang Luka, Dina Mariana dengan Ingat Kamu, Ratih Purwasih dengan Antara Benci dan Rindu, Arie Wibowo dengan Madu dan Racun, Obbie Messakh dengan Kisah Kasih di Sekolah, Deddy Dores dengan Untuk Apa Lagi, dan Tommy J Pisa dengan Di Batas Kota Ini.
"Lewat konser ini, kami akan buktikan kepada penikmat musik di Indonesia bahwa kita masih ada. Sebagai penawar rindu bagi para penggemar kami, kami akan tampil seperti kami di tahun 80-an dulu. Mulai dari musiknya, gaya kami bernyanyi, hingga pakaian yang kami kenakan," ujar Obbie Messakh dalam acara jumpa pers di Jakarta, Rabu (13/2).
Selain Obbie Messakh, dalam acara jumpa pers tersebut hadir juga Dian Piesesha, Endang S Taurina, Ria Resty Fauzy, Betharia Sonata, Julius Sitanggang, Dina Mariana, Ratih Purwasih, dan Tommy J Pisa.
Bahkan, Betharia Sonata pun setuju dengan ide-ide yang ditampilkan sang krator konser ini dengan sama sekali tidak menghilangkan kesan 80-an. "Pasti acaranya akan sangat seru karena penampilan kita akan kembali seperti dulu lagi yaitu dengan baju berpeding dan rambut kribo (mumbul) atau berponi 'i love you'. Terus terang, saya masih menyimpan baju-baju itu dengan baik," ujar penyanyi asal Bogor ini.
Bangkit
Yang jelas, Obbie menambahkan, dari pada diam dan terlupakan, lebih baik para artis 80-an bangkit dan melakukan sesuatu, sebagai sebuah pembuktikan bahwa mereka masih ada.
Sementara itu, Muhammad Ito selaku Manajer Produksi Konser Melody Kenangan ini menjelaskan, artis-artis 80-an merupakan aset budaya dari sejumlah kreasi budaya yang harus dijaga eksistensinya, agar karya-karya mereka tetap abadi dan bisa dinikmati sepanjang masa.
Untuk itu, kembalinya mereka melalui konser ini diharapkan bisa memberikan "angin segar" bagi para penggemarnya dan mereka bisa disambut kembali dengan hangat oleh para pecinta musik Indonesia.
"Selama ini, artis-artis 80-an hampir tidak memiliki kesempatan. Keberadaan mereka di blantika musik Indonesia seperti "tersingkirkan" oleh artis-artis masa kini. Padahal, kalau kita lihat dan cermati kreasi mereka di tahun 80-an, mereka adalah pencetus lahirnya musik Indonesia yang penuh apresiasi," kata Ito.
Bahkan, dengan tujuan ingin terus berkiprah dalam mengisi musik Indonesia ke depan serta memberikan kontribusi terhadap kemajuan musik di negeri ini, sejumlah artis ingin acara Melody Kenangan ini tetap eksis atau berkesinambungan. Dikabarkan stasiun televisi MetroTV ingin menjadikan acara ini sebagai salah satu tayangannya.
Untuk Konser Melody Kenangan nanti, panitia menyediakan tiga jenis tiket masuk dengan harga yang beragam. Untuk tiket kelas VIP, tiket dijual dengan harga Rp 750.000 plus makan malam dengan meja bundar, kelas reguler harganya Rp 350.000 plus makan malam, dan kelas festival harganya Rp 150.000. Untuk pertunjukan ini, panitia mencetak 1.500 lembar tiket. [F-4]