[JAKARTA] PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menargetkan penjualan hingga Rp 17 triliun pada tahun 2008. jika tercapai, penjualan naik signifikan dibandingkan tahun lalu, yang hanya Rp 13 triliun.
"Untuk mendukung pencapaian target tersebut, tahun ini kami meningkatkan kapasitas produksi mereka dari 100.000 unit menjadi 214.000 unit per tahun," kata Direktur Pemasaran ADM, Suparno Djasmin di Jakarta, Rabu (13/2). Peningkatan kapasitas produksi tersebut, menurut pria yang akrab dipanggil Abong ini, juga untuk mempercepat waktu inden beberapa lini produksi, sepert Xenia dan Gran Max. Selain itu, juga untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor.
Hingga awal tahun 2008, inden Xenia dan Terios masih tiga bulan, sedangkan Gran Max mencapai 4-5 bulan. Akibatnya, konsumen yang menunggu pengiriman Daihatsu mencapai 12.000 orang.
"Peningkatan produksi menjadi keharusan untuk menjaga konsumen agar tidak kecewa. Jadi, mulai bulan April, kapasitas produksi per bulan menjadi 20.000 unit, atau sekitar 214.000 hingga akhir tahun. Saat ini, kapasitas produksi masih 15.000 unit per bulan," ujar Abong
Selain itu, isu pembatasan premium bersubsidi, menjadi berkah tersendiri bagi produsen mobil-mobil kompak, seperti halnya PT ADM. Memasuki 2008, penjualan ADM menunjukkan tren kenaikan cukup signifikan dibandingkan periode sama tahun lalu. Isu penghematan konsumsi bahan bakar menjadi pendorong utama larisnya mobil-mobil kompak.
Selama Januari 2008, penjualan Daihatsu Xenia mencapai 3.500 unit, atau naik 20 persen dibanding penjualan bulanan tahun lalu, yang berkisar pada 2.500-3.000 unit per bulan. Sementara itu, penjualan Daihatsu Gran Max mencapai 2.700 unit per bulan. [L-11]