[JAKARTA] Peluang pembalap sepeda nasional, Tonton Susanto untuk meraih gelar juara kategori Asia di Tour de Langkawi (TdL) 2008 di Malaysia, tertutup sudah. Karena hingga empat etape yang sudah berlangsung, pembalap asal Subang, Jawa Barat itu masih terpuruk di posisi ke-117, pada Selasa (12/2).
Menurut manajer Tonton, Puspita Mustika yang dihubungi SP Rabu (13/2) pagi, kegagalan pembalap sepeda Tanah Air itu karena medan lintasan TdL tahun ini berbeda dengan sebelumnya. "Sekarang lebih banyak jalan datarnya.Tonton itu unggulnya di tanjakan. Sementara medan tanjakan hanya di etape keenam antara Bandar Penawar - Kuala Rompin," tuturnya.
Puspita mengakui untuk meraih juara Asia rasanya sudah tidak mungkin bagi Tonton.
Dibandingkan Tonton, tiga pembalap sepeda nasional lainnya yang tergabung dalam tim Polygon Sweet Nice (PSN) Surabaya, berpenampilan jauh lebih baik. Di etape keempat, dari Port Dickson - Batu Pahat, kemarin, tiga pembalap PSN masing-masing Herwin Jaya, Budi Santoso, dan Hari Fitrianto, berada di urutan 54, 73, dan 98.
Sementara pemenang di etape ini adalah pembalap Jerman, Danilo Hondo yang bergabung dengan tim Serramenti PVC. Dia memenangi adu sprint dengan 132 pembalap yang masuk dalam rombongan besar. Dalam etape keempat ini terdapat dua pembalap yang tidak finis. Salah satunya adalah peraih medali emas SEA Games asal Indonesia, Ryan Ariehaan.
Meski Hondo tampil sebagai pemenang, namun belum dapat menggeser Mathiu Sprick dari tim Pro Tour Bouygues Telecom sebagai pemimpin lomba sekaligus pemegang kaus kuning (yellow jersey). Pada etape keempat, dia hanya finis di posisi 11. Saat ini dia telah mengoleksi total waktu, 16 jam, empat menit, 12 detik.
Posisi Sprick di puncak klasemen tidak aman, karena di posisi dua ada Mitchel Docker yang hanya memiliki selisih waktu satu detik. Pada Rabu (13/2) ini TdL akan melangsungkan etape kelima dari Johor Baru menuju Bandar Penawar. Jarak etape kelima sejauh 139 km. [W-6]