SUARA PEMBARUAN DAILY

Lepas Arcan, Persib Lirik Rahmad

Arcan Iurie

[JAKARTA] Kepastian bergabungnya Arcan Iurie ke Persik Kediri mewarnai perputaran pergantian pelatih menyambut bergulirnya Liga Super, kompetisi sepakbola paling bergengsi di Indonesia yang akan digelar mulai tahun ini. Arcan diputus kontraknya Persib Bandung menjelang berakhirnya musim kompetisi Liga Djarum Indonesia 2007.

Persib, yang baru saja menunjuk Jaja Soetardja menjadi manajer tim asal Kota Bandung itu, kini melirik dua pelatih kenamaan untuk menggantikan Arcan. Dua pelatih itu, adalah pelatih Deltras Sidoarjo Jaya Hartono dan pelatih yang baru saja mengantarkan Sriwijaya FC merebut dua gelar juara paling bergengsi di Indonesia, Rahmad Darmawan.

Sebelumnya, klub asal Jawa Timur lainnya, Aremania juga telah mengikat kontrak dengan Bambang Nurdiansyah yang akan melatih klub itu hingga 2010. Diberitakan pula, dua pelatih asing, asal Maroko dan Singapura berniat melatih PSM Makassar.

Pelatih asal Moldova itu dikontrak Persik selama satu musim. "Arcan diikat Persik dengan masa kontrak satu tahun," ungkap Eddy Syahputra, agensi pemain dari Ligina Sportindo di Jakarta, Selasa (12/2).

Sayangnya, Eddy yang mendampingi Arcan saat mengikat kontrak dengan Persik keberatan menjelaskan berapa nilai kontrak Arcan dengan Persik Kediri. "Yang jelas sesuai dengan mekanisme pasar. Bisa dikatakan tidak memberatkan klub, namun sebaliknya juga tidak membuat Arcan Iurie kecil hati," jelas Eddy.

Arcan merupakan salah satu "aset" Eddy yang pertama "terjual" menjelang dimulainya musim kompetisi 2008 ini. Beberapa pelatih asing maupun lokal lainnya kabarnya tengah dilirik klub-klub lain, termasuk jual pemain asing dan lokal yang saat ini bergabung dalam bendera Ligina Sportindo.

Dibanding beberapa agen pemain besar lainnya yang terdaftar di PSSI, Ligina Sportindo relatif "pemain baru" walau perkembangannya ternyata sangat mengesankan. Salah satu kunci sukses agen pemain yang bermarkas di kawasan perumahan Galaxy, Bekasi, ini adalah konsistensinya dalam menjalin hubungan baik dengan klub-klub.

Walau demikian, yang paling utama tentulah bagaimana Eddy sebagai pemilik Ligina Sportindo mampu memperlakukan para pemainnya secara istimewa. "Kita harus menjadikan para pemain itu sebagai bagian dari keluarga kita sendiri, tidak boleh pilih kasih," tegas Eddy. [153/W-11]


Last modified: 13/2/08