[SURABAYA] Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) menyetujui penambahan dana pemilihan gubernur (pilgub) Jatim pada 2008 ini dari Rp 525 miliar menjadi Rp 550 miliar.
Persetujuan tersebut dikatakan Ketua DPRD Jatim, Fathorrasjid, Selasa (12/2), karena berdasarkan pengamatannya, dana tersebut benar-benar dibutuhkan, sehingga dewan melalui panitia anggaran menyetujui untuk memberi tambahan.
Dana sebesar itu akan digunakan untuk keperluan Komisi Pemilihan Daerah (KPUD) Rp 425 miliar sisanya Rp 125 miliar untuk panitia pengawas pemilu (panwaslu) Rp 50 miliar, TNI-AD Rp 10 miliar, honor perlindungan masyarakat (linmas) Rp 11,7 miliar lebih, Polisi Pamong Praja Rp 1 miliar, desk pilkada Rp 2 miliar.
Pada pemilihan gubernur 23 Juli 2008, yang memiliki hak pilih sebanyak 29 juta dari 37 juta lebih penduduk daerah ini. Tiga calon gubernur yang telah mendapat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang mengusungnya masing-masing Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI-P), Sutjipto, Bupati Mojokerto, Achmady, mendapat persetujuan dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jatim, Soekarwo direkomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat (PD).
Ketiganya kini aktif turun ke 38 kabupaten/kota di Jatim, untuk menyapa warga di daerah tersebut. Baliho dan gambar tempel juga mulai ramai di tempat-tempat strategis yang mudah dilihat warga. [080]