SUARA PEMBARUAN DAILY

Pemerintah Diminta Basmi Hama Padi

[JAMBI] Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), Provin-si Jambi diminta serius menanggulangi hama ulat grayak yang menyerang ratusan hektare (ha) tanaman padi di daerah itu. Pemerintah setempat perlu melakukan penyemprotan obat-obatan pembasmi hama agar tidak meluas dan tanaman padi yang diserang hama tak sampai puso.

Hal tersebut dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, Sofyan Pangaribuan kepada SP, di Jambi, Senin (11/2), menanggapi meluasnya serangan hama ulat grayak di Tanjabtim.

Menurut Sofyan, pihaknya prihatin melihat kurangnya upaya penanggulangan hama yang mengancam puluhan ribu ha padi di Tanjabtim.

Para petani hanya melakukan penanggulangan secara tradisional. Bahkan, sebagian petani membiarkan tanaman padi rusak karena tak memiliki biaya untuk membeli obat antihama.

"Pengendalian serangan hama perlu dilakukan serius guna mencegah penurunan produksi padi di lumbung padi. Untuk mengatasi kekurangan obat-obatan dan alat semprot, pemerintah setempat perlu meminta bantuan Pemerintah Provinsi Jambi dan Departemen Pertanian," katanya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi C DPRD Tanjabtim, Yudi Haryanto. Menurut Yudi, pemerintah kurang proaktif menanggulangi hama yang menyerang padi.

Kendati serangan hama telah merusak ratusan ha tanaman padi, pemerintah belum melakukan penyemprotan obat antihama secara massal.

Menurut Yudi, pihaknya sudah meminta Dinas Pertanian Kabupaten Tanjabtim segera melakukan penyemprotan secara massal di sentra-sentra produksi padi di daerah itu. Penyemprotan itu perlu guna mencegah meluasnya serangan hama. [141]


Last modified: 13/2/08