SUARA PEMBARUAN DAILY

Sekilas

Aulia Pohan Kembali Diperiksa

Mantan Deputi Gubernur, Aulia Pohan, Rabu (13/2), kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor KPK, Jakarta. Dia diperiksa sebagai saksi untuk keempat kalinya. Aulia yang juga besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut tiba di KPK pada pukul 08.00 WIB. "Hari ini KPK hanya melakukan pemeriksaan terhadap Aulia Pohan dan Senior Analis BI, Asnar Ashari," tutur Johan.

Ditanya mengenai pemeriksaan apa aja yang dilakukan KPK, Johan mengakui tidak tahu. "Saya tidak tahu substansinya," tambah Johan. Sebelumnya, KPK menilai pemeriksaan terhadap Aulia Pohan akan terus dilanjutkan. KPK juga menjadwalkan untuk memeriksa mantan Deputi Gubernur BI lainnya, Anwar Nasution, pada Kamis (14/2) besok. [MAR/H-12]

Kejagung Periksa Henry Leo

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa terdakwa kasus dugaan korupsi dana PT Asuransi Angkatan Bersenjata RI (Asabri), Henry Leo, Selasa (12/2), terkait dugaan keterlibatan pengusaha Tan Kian dalam kasus tersebut. Dia diperiksa terkait dana Asabri yang digunakan untuk membeli Plaza Mutiara di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Dana Asabri yang digunakan untuk membeli gedung itu, kata Henry, sebesar US$ 13 juta. Kejagung menetapkan Tan Kian sebagai tersangka dalam kasus itu sejak Jumat dua pekan lalu.

Sedianya Kejagung memeriksa Tan Kian sebagai tersangka dalam kasus itu, Selasa (12/2), namun, Tan Kian mangkir. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung, Kemas Yahya Rahman, mengatakan, karena Tan Kian kembali tidak datang, maka Kejagung melakukan pemanggilan untuk ketiga kalinya. "Kalau pemanggilan ketiga tidak datang, maka akan dilakukan pemangilan paksa," kata Kemas. [E-8]

SP/YC Kurniantoro

Pengadilan Rakyat

Dua aktivis berperan sebagai jaksa dalam drama pengadilan rakyat untuk kasus mantan Presiden Soeharto di halaman Monumen Proklamator, Jakarta, Selasa (12/2). Dalam aksi ini para aktivis menuntut pelaku pelanggaran HAM tetap diadili.


Last modified: 13/2/08