SUARA PEMBARUAN DAILY

Sosok

superiorpics.com - Kirsten Dunst

Masuk Rehabilitasi

Masuk pusat rehabilitasi sepertinya sedang menjadi tren di kalangan aktris-aktris Hollywood. Sejumlah aktris, seperti Amy Winehouse, Lindsay Lohan, dan Britney Spears menjadi pelanggan pusat rehabilitasi lantaran hobinya mengonsumsi alkohol dan obat-obatan.

Kini, selang beberapa hari setelah Eva Mendes, giliran aktris cantik Kirsten Dunst (25) yang menjalani perawatan di pusat rehabilitasi. Informasi yang dilansir AFP menyebutkan, pemeran Mary Jane Watson alias MJ dalam film sekuel Spiderman ini dikabarkan memeriksakan diri ke pusat rehabilitasi eksklusif di Cirque Lodge Center, Utah, tempat yang sama dengan kedua teman seprofesinya, Lohan dan Mendes.

Seperti dikutip dari people.com, Dunst masuk rehab setelah diminta teman-temannya. Dunst dikabarkan mudah gusar, sangat emosional kemudian menangis.

"Dia tidak dalam kondisi baik. Orang-orang mendorongnya masuk ke pusat rehab. Ini baik, dia sedang membantu dirinya sendiri," ujar seorang sumber.

Saat ini, Dunst tengah menyiapkan diri untuk penampilannya dalam film komedi romantis berjudul How To Lose Friends and Alienate People. Mantan kekasih Jake Gyllenhaal ini juga akan bermain dalam All Good Things, Sweet Relief, dan Untitled Blondie Biopic. [CNV/N-4]

AP - JK Rowling

Hillary atau Obama

Jika JK Rowling memiliki tongkat sihir, dia pasti sudah menjadikan Hillary Clinton atau Barack Obama sebagai presiden AS. Pengarang serial laris Harry Potter itu menyatakan da-lam wawancara pada akhir pekan lalu di Madrid.

Rowling mengaku "terobsesi" dengan pemilihan di AS karena pengaruh negatif kebijakan luar negeri AS berimbas ke negara lain, termasuk Inggris dan Spanyol.

"Sungguh disayangkan Hillary dan Obama harus saling bersaing karena mereka berdua orang yang luar biasa," katanya.

Ketika ditanya apakah Harry Potter adalah gambaran pahlawan yang ideal, pengarang itu tidak sependapat. Dia menegaskan sosok pahlawan di dunia nyata adalah mendiang Robert Kennedy.

Rowling menyatakan dirinya tak suka menjadi tokoh publik dan lebih senang hidup sebagai penulis di tempat sunyi.

"Apa pun yang saya kerjakan dalam hidup merupakan sebuah upaya untuk menolak kematian," kata Rowling, menanggapi tema kematian dalam berbagai novelnya.

"Saya merasa tertarik sekali dengan agama, sekaligus juga saya merasa sangat tak pasti. Saya hidup dalam kondisi spiritual yang terus berubah. Saya yakin dengan keabadian jiwa," katanya. [Ant/U-5]


Last modified: 12/2/08