SUARA PEMBARUAN DAILY

Konser Doric String Quartet

Hadirkan Kekuatan Shostakovich

SP/Ignatius Liliek

Doric String Quartet tampil pada rangkaian pertunjukan musik klasik "Chamber Music Series" di Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, Jakarta, Senin (11/2). Pada pertunjukan ini mereka memainkan beberapa komposisi musik klasik karya komposer dunia seperti, Joseph Haydn, Dimitri Shostakovich, dan L Van Beethoven.

Konser Doric String Quartet yang menampilkan karya komponis asal Rusia Dimitri Shostakovich di Erasmus Huis, Jakarta, Senin (11/2) malam memunculkan kekuatan emosional lewat karyanya String Quartet No.7 dalam F sharp minor Opus 108. Penampilan kuartet asal Inggris yang terdiri atas Alex Redington (biola-1), Jonathan Stone (biola-2), Mark Braithwaite (viola), dan John Myerscough (selo) mampu membuat para penonton menikmati konser musik klasik itu.

String Quartet No7 sharp minor Opus 108 yang dibawakan Doric String Quartet terdiri atas tiga yaitu allegretto, lento, dan allegro-allegretto berlangsung sekitar 20 menit, namun cukup membuat para penonton merasakan kekuatan emosi dalam karya Dimitri. Apalagi ketika suara gesekan demi gesekan biola saling bersahutan ketika membawakan irama sangat cepat dan penuh tekanan (allegro-allegretto). Pada komposisi ini para musisi tidak hanya menampilkan irama yang indah lewat gesekan biola, viola, dan selo, tetapi kerap kali, jemari mereka juga memetik dawai dari alat gesek tersebut, sehingga menghadirkan bunyi yang keras.

"Sempurna sekali. Mereka memainkan karya yang sulit dari seorang Shostakovich dengan sangat baik," demikian ujar Verly, salah seorang pemuda asal Prancis berusia 26 tahun yang bekerja di bagian Palang Merah Prancis di Indonesia kepada SP saat jeda pertunjukan.

Alex boleh dikatakan sangat dominan dalam memainkan karya komponis abad ke-20 dengan karya-karyanya yang neo-klasik (dipengaruhi Stravinski) hingga pasca-romantik (dipengaruhi Mahler). Saat membawakan karya Shostakovich, sempat bulu penggesek biola milik Alex (pada biola 1) yang terbuat dari bulu ekor kuda putus.

String Quartet No.7 sharp minor Opus 108 sendiri merupakan sajian kedua dari tiga karya komponis dunia yang didemontrasikan Doric String Quartet yang didirikan tahun 1998 di Pro Corda di Suffolk, Inggris bagian Timur ini.

Populer

Di awal pertunjukan, mereka memainkan karya "Bapak Simfoni" dan "Bapak String Quartet" dari Austria, Franz Joseph Haydn yang populer di abad ke-18, yakni String Quartet B flat major Opus 64/3 yang terdiri atas vivace assai, adagio, menuetto, dan finale, allegro con spirito.

Di sini, bunyi yang dominan berasal dari biola-1 yang dimainkan Alex dan selo yang dimainkan John Myerscough. Sementara bunyi gesekan dari biola-2 dan viola mengimbangi permainan Alex. Ketika memasuki finale, allegro con spirito, keempat pemain musik gesek ini berhenti sejenak. Mereka tidak mau terganggu dengan kehadiran sejumlah penonton yang terlambat menyaksikan konser itu. Ketika suasana hening barulah kuartet yang "menggoncang" Bandung Jawa Barat ini memainkan irama bertempo cepat.

Kuartet yang pernah memenangkan kompetisi Bristol Millennium Chambers Music tahun 2000 juga membawakan karya komponis asal Jerman, Ludwig Van Beethoven, String Quartet Opus 132. Selama 42 menit, karya yang tenar di abad ke-19 atau peralihan masa dari zaman klasik ke zaman romantik ini dibawakan kuartet mulai dari tempo cepat pada assai sostenuto/allegro, allegro ma non tanto, dan alla marcia, assai vivace, hingga tempo lambat dalam molto adagio/andante. Pada molto adagio/adante, Alex, Jonathan, Mark, dan John menghabiskan waktu sekitar 25 menit.

Setelah karya-karya dari tiga komposer besar dunia dari tiga zaman yang berbeda, abad ke-18, 19, dan 20 dibawakan, di akhir pertunjukan kuartet ini tampil ekstra dengan memainkan karya Haydn selama lima menit.

Bagi mereka yang masih ingin menyaksikan penampilan Doric String Quartet, pencinta musik gesek bisa menyaksikan pertunjukan mereka pada Kamis (14/2) di tempat yang sama. Pada penampilan keduanya di Jakarta ini, mereka membawakan karya Joseph Haydn, Alban Berg, dan Johannes Brahms. [F-4]


Last modified: 12/2/08