[JAKARTA] Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) mengharapkan figur internal yang akan dicalonkan menjadi Gubernur BI menggantikan Burhanuddin Abdullah. Pasalnya, calon dari internal BI dinilai lebih berkompeten, profesional dan sudah terbiasa dengan sistem yang ada.
"Kita berharap dari internal yang akan menggantikan Pak Burhan (Burhanuddin, Red). Kita bukan antieksternal. Tapi dari internal sudah terlatih untuk menghadapi kondisi di mana kita harus mengerjakan sesuatu untuk hal terbaik, tidak untuk memenuhi unsur kepentingan atau golongan tertentu. Jadi, kredibilitasnya kita yakini lebih terjamin," kata pengurus IPEBI, Nina K Aziz, seusai mendengarkan pernyataan Dewan Gubernur (DG) BI yang dibacakan Burhanuddin, di Jakarta, Selasa (12/2).
Menurut dia, presiden dapat memilih figur internal dari anggota DG sebagai calon gubernur BI. Sebab, perekrutan dan jenjang karier angggota DG sistemnnya sudah cukup baik.
"Saya kira kompetensi dari kawan-kawan yang ada di DG sudah cukup baik. Mudah-mudahan ke depan, unsur pimpinan dari internal dapat melanjutkan apa yang sudah ditanamkan Pak Burhan bahwa kita harus tetap profesional," ujar Nina.
Sementara Ketua IPEBI, Dian Ediana mengatakan, calon gubernur BI diharapkan dapat memproteksi dan mempersatukan pegawai, jauh dari politisasi, profesional, kredibel dan tidak kontroversial.
"Kita harap presiden mencalonkan orang yang jelas kapabel dan kredibel agar bisa menyelamatkan institusi BI ke depan dan meningkatkan kinerja BI," kata Dian.
Sedangkan Burhanuddin mengatakan, DG BI berharap proses pemilihan gubernur BI periode 2008-2013 akan dilakukan secara lebih fair, bersih, objektif dan bertanggungjawab.
Namun dia menegaskan, tidak berniat menduduki jabatan Gubernur BI setelah masa baktinya berakhir. Burhanuddin akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur BI pada 17 Mei 2008.
"Melihat berbagai persoalan yang terjadi akhir-akhir ini, sebagai pribadi saya ingin menegaskan bahwa setelah masa jabatan saya berakhir, saya tidak berniat menduduki jabatan ini kembali," kata Burhanuddin saat membacakan 8 butir statemen DG BI di hadapan pers dan ratusan karyawan BI, di lobby Menara Sjafruddin Prawiranegara, Kompleks BI, Selasa siang.
Dia berjanji akan mempersiapkan sebaik-baiknya pengalihan kepemimpinan BI. Untuk itu, dia meminta seluruh pegawai BI agar tetap menjaga integritas, mempertahankan semangat dan profesionalisme, tetap solid, serta mendukung siapa pun yang nanti memimpin BI.
Usai membacakan statement tersebut, Burhanuddin yang didampingi Deputi Gubernur Senior, Miranda S Goeltom dan enam deputi gubernur, antara lain Hartadi A Sarwono, Siti Chalimah Fadjrijah, S Budi Rochadi, Muliaman D Hadad, dan Budi Mulya meninggalkan lobi diikuti tepukan tangan para pegawai BI.
Terbaik
Sementara itu, Ketua Umum Perbanas, Sigit Pramono mengatakan, pihaknya menyayangkan pengunduran diri Burhanuddin dari bursa pencalonan Gubernur BI periode 2008-2013.
"Bagaimanapun juga, Burhanuddin adalah salah satu putera terbaik bangsa yang diakui dunia internasional sebagai salah satu gubernur bank sentral terbaik," kata Sigit.
Dia menilai, Burhanuddin telah membuktikan dirinya mampu memimpin BI dan menjaga stabilitas moneter, serta bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir.
"Tapi kami menghormati keputusan pak Burhan dan kami berharap akan muncul putera terbaik bangsa lainnya yang akan memimpin BI," ujar Sigit. [J-9]