
Pereli Finlandia, Jari-Matti Latvala dinobatkan sebagai juara Kejuaraan Dunia Reli (WRC) termuda, setelah pada Minggu (10/2), dia tampil menjuarai ajang Reli Swedia. Tampil di seri tertinggi dunia reli dalam usia 22 tahun, Latvala mematahkan rekor Henri Toivonen (24) yang juara RAC Rally pada tahun 1980. Kepastian Latvala yang memacu mobil Ford tampil sebagai juara, sudah terlihat saat dia tampil dominan pada hari pertama reli, Jumat (8/2). Pada ajang yang berlangsung hingga 20 etape khusus (SS) tersebut, Latvala meraih waktu terbaik dua jam, 46 menit, 41 detik atau 58,3 detik lebih cepat dari Mikko Hirnoven yang menjadi rekan setimnya di Ford.
Sukses Latvala dan Hirnoven mampu mengangkat posisi tim BP Ford dari klasemen manufaktur dengan menggeser tim Citroen yang sempat memimpin di seri pertama, Monte Carlo. Hirnoven dan Latvala kini menempati klasemen pertama dan kedua dengan mengoleksi 16 dan 10 poin. Sedangkan juara dunia reli empat kali, Sebastien Loeb (Prancis) menempati posisi ketiga (10). [AP/L-9]
Tim Indonesia Reli, yang menampilkan pereli Subhan Aksa mencatat prestasi bagus saat tampil di ajang Kejuaraan Dunia Reli kelas Production Car (PWRC) di Swedia, 8-10 Februari. Ubang panggilan Subhan mampu menembus 10 besar. Memulai ajang yang berlangsung sebanyak 20 etape khusus (SS) tersebut, pereli asal Makassar, Sulawesi Selatan itu dengan menempati posisi ke-13. Dia dapat bertahan dari serangan juara reli junior Finlandia, Jussi Tiippana yang menempati posisi ke-14.
Ubang yang berpasangan dengan navigator Hade Mboi mulai memperbaiki posisinya ke urutan 12, dengan menggeser pereli Italia, Fabio Frisiero di SS 15. Kemudian di SS 19, dia mulai mendekati pereli Qatar, Nasser-Al-Attiyah yang menempati posisi 10. Pada SS terakhir, Ubang berhasil menggeser posisi Al-Attiyah dengan total waktu tiga jam,31 menit,22 detik. "Ini sungguh diluar dugaan saya dan hasil ini saya persembahkan untuk Indonesia, baru kali ini pereli dari Indonesia mampu menembus posisi 10 besar PWRC, rasanya seperti mimpi saja," jelas Ubang dalam siaran pers yang diterima SP, Senin (11/2).
Direktur tim Reli Indonesia, Mago Sarwono mengaku hasil 10 besar ini, melebihi target yang diharapkan tim, mengingat Ubang masih minim pengalaman. Juara PWRC Swedia, adalah pereli Finladia, Juho Hanninen dengan navigator Mikko Markkula. [L-9]
Peraih medali perak SEA Games XXIV/2007, Popo Aryo Sejati dengan dua rekan setimnya, Priyo Susanto dan Purnomo menguasai posisi tiga besar pada kejuaraan sepeda nomor turun bukit, Batu Downhill Championship (BDC) 2008, seri pertama yang berlangsung di Gunung Klemuk, Puncak Songgoriti, Kecamatan, Batu, Provinsi Jawa Timur, Minggu (10/2). Sementara posisi keempat diraih juara Asia 2004, Sugiyanto "Ho ho" Setiawan. Pada bagian putri, Fitriyanti Riyanti (Malang) tampil sebagai juara dengan mengalahkan Audy Fareza dari Banten serta Wimiari Wahyudi (Jakarta). [070]